Produsen Mobil Ramai-ramai Produksi Alat Kesehatan Corona

fea, CNN Indonesia | Senin, 23/03/2020 11:02 WIB
Produsen Mobil Ramai-ramai Produksi Alat Kesehatan Corona Ilustrasi pabrik mobil. (CNN Indonesia/Galih Gumelar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Jerman meminta produsen mobil lokal mempertimbangkan memproduksi alat kesehatan seperti masker atau ventilator guna memerangi wabah virus corona (Covid-19) yang terus meluas.

Narasumber yang mengetahui soal permintaan itu menjelaskan kepada Autonews.com pemerintah ingin memanfaatkan kemampuan produksi lokal dan juga menyiasati kebutuhan kritis alat kesehatan. Sumber yang tidak mau disebut namanya itu juga bilang permintaan itu tidak dipublikasi.

"Ini adalah keputusan perusahaan. Perusahaan tetap harus memutuskan sendiri," ucap narasumber tersebut dalam pemberitaan, Minggu (22/3).


Pada pekan lalu Volkswagen mengatakan punya tim penanganan yang mempelajari printing 3D buat membantu manufaktur medis membuat ventilator dan alat kesehatan lainnya. Juru bicara Volkswagen mengatakan, mengingat produksi alat kesehatan merupakan hal baru buat perusahaan, produksi bisa dilakukan bila semua informasi yang dibutuhkan telah didapat.

Volkswagen saat ini memiliki 125 printer 3D kelas industri yang digunakan memproduksi komponen untuk kendaraan prototipe.

CEO Volkswagen Herbert Diess mengingatkan, perusahaan telah memulai memproduksi masker di China dan mendukung pemerintah Jerman dengan memberikan alat pengukur temperatur, masker, disinfektan, dan alat diagnosa kesehatan.

Produsen besar Jerman lainnya, Daimler mengaku telah menerima permintaan pemerintah. Saat ini perusahaan sedang mempelajari permintaan itu, kata juru bicara Daimler.

Volkswagen dan Daimler telah setuju mendonasikan lebih dari 300 ribu masker ke organisasi kesehatan buat menanggapi penyebaran Covid-19.

[Gambas:Video CNN]

Di Inggris, konsorsium yang termasuk McLaren dan Nissan telah mengembangkan prototipe ventilator darurat yang kemungkinan disetujui penggunaannya oleh rumah sakit pada pekan depan.

Di Italia, Ferrari dan Fiat-Chrysler sedang mendiskusikan peningkatan produksi dengan produsen ventilator terbesar di dalam negeri, Siare Engineering.

Di Amerika Serikat, General Motors (GM) bersama Ventec Life System untuk menambah produksi ventilator. GM menyebut dapat memanfaatkan kapasitas produksi yang tidak terpakai untuk memproduksi alat kesehatan yang bisa menolong pasien positif Covid-19.

Selain GM, CEO Tesla, Elon Musk, juga sempat mengungkap lewat media sosial sedang berbicara dengan Medtronic memproduksi ventilator. (fea)