Komunitas Otomotif

Komunitas 'Puasa' Kopdar dan Ingatkan Bahaya Berkumpul

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 16:46 WIB
Komunitas motor dan mobil menunda kegiatan kopi darat (kopdar) atau kumpul-kumpul dan touring di akhir pekan sebagai dukungan pencegahan Covid-19. Ilustrasi komunitas otomotif. (Foto: Dok. Axic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Merebaknya wabah virus corona telah membatasi ruang gerak masyarakat. Belum lagi ada peringatan bahaya social distancing yang dianggap bisa mempercepat penularan virus corona.

Menyikapi kondisi ini, tak sedikit komunitas otomotif sepeda motor dan mobil menahan diri dengan menunda kegiatan kopi darat (kopdar) atau kumpul-kumpul dan touring di akhir pekan sebagai dukungan pencegahan Covid-19.

Komunitas otomotif yang harus menahan kegiatan kumpul-kumpul di antaranya Honda Supra Jakarta (HSJ). HSJ mengumumkan kepada seluruh member melalui grup whatsapp sudah tidak mengadakan kegiatan yang bersifat keramaian sejak 19 Maret, sampai kondisi menjadi normal kembali.


"Jadi sampai waktu yang belum ditentukan," kata Ketua HSJ Fay melalui pesan singkat, Jumat (27/3).

Tindakan untuk mengurangi risiko penyebaran virus juga dilakukan Tesla Club Indonesia (TCI) sebagai komunitas mobil listrik di Tanah Air juga menangguhkan seluruh kegiatan.

Ketua TCI Ahmad Sahroni sudah menyampaikan kepada seluruh anggota sejak awal Maret 2020.

"Sudah kami imbau semua anggota, kami juga meminta anggota untuk terus berbagi dan menjaga kesehatan," kata Sahroni.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu pecinta mobil sejuta umat AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC) yang jumlah anggotanya lebih dari 6.100 orang di seluruh Indonesia mengimbau kepada seluruh anggota untuk menunda kegiatan komunitas menyusul status pandemi Covid-19 yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Saya mengimbau seluruh anggota AXIC melakukan beberapa hal pertama menunda atau membatasi sementara waktu kopdar atau pertemuan yang tidak bersifat urgent dan mendesak," kata Ketua Umum AXIC Taufik Hidayatulloh.

Seruan kepada anggotanya untuk menjaga kesehatan pribadi serta keluarga secara konsisten juga diumumkan melalui grup-grup whatsapp.

Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia bertambah signifikan. Pada Jumat (27/3), angkanya mencapai 1.046 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 87 orang, dengan jumlah yang sembuh 46 orang. (ryh/mik)