"Kami sudah sejak minggu lalu adjust," kata Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam melalui pesan singkat, Jumat (3/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain penyesuaian volume produksi TMMIN juga sudah melakukan berbagai hal lainnya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Menurut Bob yang sudah dilakukan perusahaan mengikuti anjurkan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produsen mobil Toyota terbesar di Indonesia, Astra Daihatsu Motor (ADM), juga sudah memutuskan mengurangi produksi di kedua pabrik perakitan di Sunter dan Karawang. Jam kerja pekerja telah dikurangi menjadi hanya satu shift per hari.
Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menyampaikan keputusan Daihatsu karena penyesuaian permintaan yang terus turun dan ikut anjuran pemerintah terkait penanggulangan corona.
Sementara Ketua Umum Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Heriyanto menambahkan pengurangan volume produksi juga terjadi di pabrik Mitsubishi.
"Jadi memang ada yang setop, ada juga mengurangi. Mitsubishi juga ada yang beberapa bagian dirumahkan, tapi tidak total setop produksi," kata Heriyanto.
Sejauh ini produsen otomotif di Indonesia yang telah memutuskan berhenti produksi terkait Covid-19 adalah Yamaha (3 April), Honda Prospect Motor (13 April), Suzuki (13 April). (ryh/fea)