Kegiatan Bazar Ramadhan sejatinya selalu dinantikan oleh wirausahawan mikro lokal setiap tahun. Biasanya mereka berpartisipasi dengan mendirikan pop-up store alias pasar kaget. Namun karena masih dalam masa pandemi, mereka tidak mungkin mendirikan booth jualan, yang tentunya berdampak pada penurunan pendapatan.
Country Head Grab Malaysia Sean Goh mengatakan dengan menggeser konsep Bazar Ramadhan ke digital (e-Bazar), diharapkan upaya tersebut dapat membantu meningkatkan pendapatan pedagang kecil jelang momen puasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Goh melanjutkan, sebagai platform teknologi, pihaknya selalu mendorong pegiat bisnis untuk menerapkan ekonomi digital agar usahanya semakin berkembang. Baru-baru, Grab mendukung warung kecil dan pedagang kelontong dengan meningkatkan visibilitas mereka melalui kampanye 'Local Heroes' supaya membantu mereka menghadapi badai ekonomi saat ini.
Adapun selain mengadakan e-Bazar Ramadhan, Grab Malaysia juga memiliki inisiatif lain untuk membawa semangat Ramadhan ke rumah-rumah warga, sembari mendukung pegiat UKM. Antara lain, berkolaborasi dengan berbagai pilihan mitra restoran untuk menyusun menu favorit Ramadhan yang akan tersedia di GrabFood selama bulan puasa.
Selanjutnya, pengusaha mikro di seluruh Malaysia dapat memanfaatkan jaringan nasional Grab yang telah memiliki lebih dari 100 ribu mitra pengiriman GrabExpress untuk membantu mereka melayani pelanggan online dengan cara yang lebih nyaman dan efisien.
Kemudian, dengan memanfaatkan layanan pembayaran online GrabPay, masyarakat Malaysia juga dapat menikmati diskon berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangganya. (fef)