Setelah 5 hari berlaku, kualitas udara Jakarta ternyata masih belum mengalami perubahan. Berdasarkan laporan IQAir pada Selasa (14/5), indeks kualitas udara (AQI) dan polusi PM2.5 Jakarta sebesar 145. Angka itu menunjukkan bahwa kualitas udara Jakarta tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Dalam aplikasi itu, polusi PM2.5 di Jakarta sebesar 53.3 µg/m³. Adapun kelembaban 88 persen, tekanan 1.011 mb, dan angin 7.6 km/jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polusi udara yang terjadi di Jakarta meningkat cukup signifikan jika dibandingkan dengan Senin (13/4). Pada tanggal tersebut, IQAir mencatat AQI di Jakarta sebesar 113. Adapun konsentrasi PM2.5 sebesar 40.2 µg/m³ dan PM10 43.4 µg/m³.
Dalam keterangan BMKG, besaran konsentrasi PM10 masuk dalam kategori sedang. Adapun batas konsentrasi polusi udara yang diperbolehkan berada dalam udara ambien adalah 150 µg/m3.
Sedangkan konsentrasi PM2.5, BMKG melaporkan saat ini sebesar 48,56 µg/m3 pada pukul 08.00 WIB. Batas konsentrasi PM2.5 yang diperbolehkan berada di udara adalah 65 µg/m3. (jps/eks)