SVP Transport Marketing Monita Moerdani mengatakan saat ini Gojek terfokus untuk menjaga kesehatan mitra pengemudi dan penumpang, serta keamanan pelayanan. Untuk itu, berbagai sumber daya dikerahkan agar operasional pelayanan tetap aman.
"Kami memiliki Shelter dan Titik Jemput di tempat-tempat strategis, yang berfungsi sebagai area bagi calon penumpang dan mitra driver untuk bertemu sebelum memulai perjalanan. Di situasi saat ini, per 20 Maret lalu, kami telah meningkatkan fungsinya dengan menjadikan tempat-tempat ini sebagai Titik Pencegahan Covid-19 yang dioperasikan oleh petugas-petugas yang terlatih," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada empat hal yang wajib dilakukan dalam Titik Pencegahan Covid-19. Satu, mengukur suhu tubuh bagi mitra pengemudi dan penumpang. Pelanggan yang menunjukkan kondisi badan tidak fit akan diarahkan untuk beristirahat di rumah atau pergi ke rumah sakit. Sementara mitra pengemudi yang tak sepenuhnya sehat akan diminta untuk pulang dan tidak bekerja sampai benar-benar pulih.
Shelter atau Titik Jemput yang difungsikan sebagai Titik Pencegahan Covid-19 saat ini tersebar di kota-kota operasional utama, misalnya seperti di Bandara Kualanamu di Medan, juga Stasiun Pasar Turi, Stasiun Gubeng, dan Terminal Bungurasih di Surabaya, serta Bandara Adisutjipto dan Bandara YIA di Yogyakarta.
Sementara khusus di Jakarta, dengan merujuk pada pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Titik Pencegahan Covid-19 difokuskan untuk mendukung operasional layanan GoCar Instan di Bandara Soekarno Hatta Terminal 1, 2, dan 3.
"Kesehatan dan keselamatan mitra maupun penumpang akan terus menjadi fokus utama dalam operasional kami. Untuk itu, kami akan terus memantau situasi terkini dan menawarkan solusi-solusi yang paling sesuai untuk menjawab kebutuhannya di situasi penuh tantangan seperti ini," kata Monita. (rea)