Perusahaan keamanan siber Amerika, Proofpoint baru-baru ini mengeluarkan laporan bahwa banyak peretas yang memanfaatkan Trojan Hupigon untuk menyerang sejumlah mahasiswa dan universitas di AS.
Peretas memodifikasi tautan bertema kencan, yang mana pengguna mesti memilih salah satu dari dua gambar wanita untuk menarik perhatian pengguna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan APT dilancarkan melalui sebuah jaringan, lalu peretas mendapatkan akses ke jaringan itu dan menetap di sana tanpa terdeteksi untuk waktu yang lama.
Dokumen yang berisi trojan Hupigon itu diberi nama "sex_Live1.5.0.1099.exe". Otomatis Hupigon bakal terinstal ke perangkat mereka.
"Hupigon memiliki banyak kemampuan, misalnya peretas dapat memantau aktivitas pengguna lewat webcam bahkan mencuri kata sandi," tulis peneliti Proofpoint.
Sejauh ini, Proofpoint mencatat sejak 14-15 April 2020, peretas mengirimkan 150 ribu tautan berisi trojan Hupigon ke 45 persen institusi pendidikan dan sisanya ke institusi lain seperti dikutip Tech Radar.
Lihat juga:Situs Nonton Streaming Online Film Anime |
Rootkit merupakan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk memanipulasi sistem operasi secara langsung ke perangkat keras.
Rootkit ini biasanya dipasang lewat metode phising. Setelah terinstal, rootkit memberikan akses jarak jauh ke dan kontrol atas hampir setiap akses sistem operasi.
Lalu salah satu tujuan rootkit ialah untuk menghindari deteksi agar tetap terinstal dan diakses pada sistem, sehingga pengembang rootkit menjaga betul malware mereka supaya tidak terdeteksi. (din/mik)