Komet merupakan batuan kecil yang berada di Tata Surya dan diselimuti es. Saat mendekati Matahari, komet akan melepaskan debu dan gas yang tampak seperti ekor.
Meski begitu, tidak semua komet memiliki ekor yang panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
Lalu ia membandingkan 17 foto yang dihimpun sejak 25 Maret-11 April 2020 dan menamai benda langit ini dengan nama resmi C/2020 FB (SWAN).
Menurut prediksi pihak Bosscha, komet SWAN memiliki kecerahan mencapai 6 magnitudo pada pertengahan bulan Mei.
Komet SWAN bakal terlihat mulai pukul 05.00-05.45 WIB. Cara memotret benda langit ini adalah dengan mengarahkan kamera DSLR ke arah timur lalu ambil foto dengan ISO tinggi serta waktu bukaan sekitar 30 detik.
Pihak Bosscha pun menampilkan gambar simulasi posisi komet SWAN yang diamati di kota Bandung, Jawa Barat tanggal 2-15 Mei 2020 pukul 05.00 WIB yang berada di ketinggian antara 30 derajat sampai 10 derajat.
Bosscha memprediksi bahwa ekor komet bakal semakin memanjang seiring mendekatnya komet ke Matahari. Namun akan sulit diamati jika tanpa alat bantu. (din/mik)