Namun, ketika Cotton dan tim melihat lebih dalam melalui gelombang radio, galaksi ini ternyata merupakan hasil dari muntahan lubang hitam (black hole).
Lubang hitam sendiri diartikan melahap material yang berada di lingkungan antariksa selama jutaan tahun, hingga mengalami 'gangguan pencernaan' kosmik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini (galaksi berbentuk X) sebenarnya bentuk dari bumerang ganda. Artinya, ada sesuatu yang ada di dalam galaksi mengalihkan aliran ke sayap sekunder ini," kata Cotton seperti dikutip Live Science.
Usai mengarungi antariksa, jet kembar itu meledak melalui halo gas galaksi dan bergerak maju ke ruang intergalaksi.
Jet kembar juga mengalami penumpukan tekanan ketika mereka semakin menjauh dari galaksi dan pada akhirnya memaksa beberapa materi untuk berputar dan mengalir kembali ke pusat.
"Arus balik merupakan hal umum di galaksi aktif, tetapi biasanya semua materi yang kembali itu menonjol di tengah galaksi," kata Cotton seperti dikutip Space.
Menurut Cotton, penampakan galaksi berbentuk X yang berhasil dibidik teleskop MeerKAT tidak ini saja, ada satu lagi material yang disemburkan oleh lubang hitam tetapi tak terlihat jelas alias samar-samar.
"Jika Anda melihat di sekitar tepi jet, ada yang kita sebut kepompong yaitu ledakan paling awal tetapi terlihat samar dan berumur 100 juta tahun," tegasnya.