Prancis Subsidi Warganya Beli Mobil Listrik kala Corona

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 27/05/2020 13:50 WIB
Mobil Triber Renault yang dipamerkan Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang, pameran tahunan ini digelar selama 11 hari pada 18 hingga 28 Juli 2019. CNNIndonesia/Safir Makki Renault. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan paket bantuan subsidi kepada masyarakat yang ingin beli mobil di tengah pandemi corona (Covid-19). Kucuran dana mencapai US$8,8 miliar atau sekitar Rp1,29 triliun, mengacu pada rupiah Rp14.754.

Dengan bantuan ini pemerintah setempat ingin membantu menggairahkan industri otomotif yang redup imbas corona.

Macron mengatakan industri otomotif terdampak pandemi Covid-19. Sekitar 400 ribu unit mobil tak bisa terjual dengan penurunan penjualan mencapai 80 persen dibandingkan 2019.


"Pada akhir Juni, kami mungkin akan berada di sekitar 500 ribu unit yang tidak terjual dibandingkan dengan periode sebelumnya. Ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk sektor ini. Sekitar 4.000 perusahaan dan 400 ribu karyawan [terkena pandemi ini]," kata Macron mengutip CNN, Rabu (27/5).

Diuraikan Macron, subsidi berlaku jika masyarakat membeli mobil murni listrik dan hybrid. Bagi pembeli mobil listrik nilai subsidi yang diberikan pemerintah ini sebesar US$7.000 atau Rp103 juta dan hybrid US$2.000 atau sekitar Rp29,5 juta.

Dana tersebut juga dikatakan bertujuan menggerakkan industri otomotif Prancis sekaligus meningkatkan daya beli warga terhadap mobil listrik. Langkah ini diakui bisa memperbaiki kondisi udara Prancis.

"Harapannya akan mengirim konsumen kembali ke dealer dan meningkatkan konsumsi," ucap dia.

Selain itu Macron juga mengatakan bakal menggunakan dana tersebut untuk membantu produsen otomotif yang nyaris bangkrut akibat pandemi corona. Salah satu produsen yang diambang kebangkrutan akibat pandemi ini yaitu Renault.

Pemerintah ingin melalui bantuannya dapat mempertahankan produsen untuk tetap memproduksi mobil di Prancis, terutama mobil-mobil beremisi rendah dan kendaraan murni listrik. (ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]