Youtube tidak menguraikan secara rinci soal bagaimana atau mengapa kesalahan ini terjadi. Namun mereka mengatakan kejadian itu bukan hasil dari perubahan dalam kebijakan moderasinya.
"Setelah ditinjau oleh tim kami, kami telah mengkonfirmasi ini adalah kesalahan dalam sistem penegakan kami dan kami sedang berupaya memperbaikinya secepat mungkin," kata juru bicara YouTube, melansir The Verge, Rabu (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cara Aktifkan Fitur Cegah Begadang Youtube |
Komentar yang ditinggalkan di bawah video atau dalam streaming langsung yang berisi kata-kata "共匪" ("bandit komunis") atau "五毛" ("pesta 50 sen") diketahui secara otomatis dihapus dalam waktu sekitar 15 detik.
Indikasi lain di balik terhapusnya komentar yang mengkrtik PKC diduga terkait dengan status YouTube yang dilarang di China selama bertahun-tahun.
Melansir Tech Crunch, YouTube mengatakan yang terjadi saat ini adalah efek samping yang tidak disengaja dari sistem moderasi komentar platform yang dirancang untuk menyaring ucapan benci, pelecehan, dan spam.
Perusahaan tidak menawarkan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana persyaratan berakhir ditandai oleh sistem otomatisnya.
Namun, mereka menyampaikan sebagian besar tenaga kerjanya tengah keluar dari kantor akibat pandemi Covid-19 sehingga mereka bersandar pada metode moderasi AI dalam beberapa bulan terakhir, bahkan ketika mereka mengakui bahwa kurangnya pengawasan manusia akan menyebabkan lebih banyak contoh konten yang dihapus secara keliru. (jps/mik)