Tagar Boikot TVRI Menggema, Singgung Dirut Iman Brotoseno

CNN Indonesia | Jumat, 29/05/2020 16:10 WIB
Iman Brotoseno Dirut TVRI Iman Brotoseno. (Screenshot via Twitter/@imanbr)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dewan Pengawas TVRI telah menetapkan sutradara Iman Brotoseno sebagai pengganti antar waktu Direktur Utama TVRI yang sebelumnya dijabat oleh Helmy Yahya. Dia akan bertugas menjadi Dirut TVRI hingga 2020.

Namun, penunjukan Iman tampaknya mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Hal itu terlihat dari ramainya tagar #BoikotTVRI pasca Iman ditunjuk sebagai Dirut TVRI. Hingga pukul 15.00 WIB, tagar tersebut sudah digunakan lebih dari 7 ribu kali oleh warganet.

Salah satu akun yang menggunakan tagar itu adalah @Hilmi28. Dia menuturkan Indonesia sedang krisi akhlak karena menetapkan Imam sebagai Dirut TVRI. Dia menilai ada orang yang lebih pantas menduduki kursi yang ditinggalkan Helmi Yahya.


"Bangsa ini sdg krisis akhlaq, kita butuh pejabat2 publik yg menjadi tauladan utk rakyat. Tidak adakah org lain yg lbh pantas ? Dibawah Helmi Yahya TVRI naik daun, jgn sampai skrg mlh ditinggal pemirsa, apalagi sdg ramai tagar #BoikotTVRI. Mhn para wakil rakyat bersuara !," kicau @Hilmi28.


Dalam kicauan itu, @Hilmi28 tampak mengunggah gambar berisi kicauan Imam di Twitter.



Adapun akun @persetansemua_ mengaku terkejut dengan tagar #BoikotTVRI. Dia memprediksi TVRI tidak akan bermanfaat.

"Wah rame #BoikotTVRI, TVRI bakal ga guna. Wait, sejak kapan kualitas TV kita berguna?," kicau @persetansemua_.



Adapun akun @heiyul_ mengaku telah memiliki alasan tidak menyaksikan TVRI. Meski tak secara spesifik menjelaskan, alasannya tak menonton TVRI diduga terkait dengan polemik Iman sebagai Dirut TVRI yang baru.

"Oke , sekarang punya alasan untuk tdk liat TVRI.... Dulu mah gk liat juga , tapi gk tau apa alasannya #BoikotTVRI," kicau @heiyul_.



Di sisi lain, akun @prkdlx menyinggung tagar#BoikotTVRI adalah kicauan Iman di Twitter sebelum ditunjuk menjadi Dirut TVRI. Oleh sebab itu, dia membeberkan alasannya menggunakan akun anonim.

"Dirut baru TVRI ketahuan sering ngetwit bokep di twitter, sampai muncul trending baru #BoikotTVRI. Itulah kenapa gw pake akun anon, sapa tau ya kaan jd pejabat," kicau @prkdlx.



Sedangkan akun @Triw39 tidak memprediksi kicauan Iman beberapa tahun silam menjadi perbincangan banyak pihak. Dia pun mengingatkan kejamnya jejak digital.

"Ternyata jadi rame, jejak digital itunkejam kapten #BoikotTVRI," kata @Triw39 mengomentari kicauan akun @CyberSkuad tentang sosok Iman.




Sebelumnya, Iman Brotoseo mengatakan pada September tahun 2006 ia pernah menjadi kontributor foto dan artikel yan salah satunya pernah dimuat di majalah Playboy Indonesia. Ia mengklaim tulisan ini fokus mengulas wisata bahari dan sama sekali tidak ada unsur pornografi.

Sesudah pelantikan menjadi Direktur Utama TVRI, Iman mengatakan punya rekam jejak digital dan peristiwa masa lalu.

"Setiap orang memiliki rekam jejak masa lalu, termasuk bagaimana percakapan di media sosial. Apapun itu, setiap orang tentu memiliki masa lalu, termasuk kesalahan yang dilakukan tanpa sengaja. Saat 14 tahun lalu, saya sebagai pekerja seni tidak menyangka bahwa, saya akan menduduki jabatan publik di TVRI," kata Iman lewat keterangan tertulis.

"Saya bertanggung jawab atas apa yang sudah saya tulis di media sosial dan juga sikap saya sebagai warga negara," tambahnya.  (jps/DAL)

[Gambas:Video CNN]