Sekat plastik itu digendong pengemudi ojol seperti tas punggung. Alat ini berperan seperti partisi agar pengemudi dan penumpang tak bersentuhan langsung.
Menurut Garda Indonesia inovasi ini merupakan kelanjutan dari protokol kesehatan yang telah dicetuskan buat pengemudi ojol usai menganjurkan penumpang membawa helm sendiri dan pengemudi wajib menjaga kebersihan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Igun mengatakan sekat itu dapat memberi rasa aman kepada penumpang, maupun pengemudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ada harapan fitur itu diaktifkan kembali ketika PSBB tak lagi diperpanjang yang berarti memasuki masa new normal.
"Jadi kami sendiri sudah siapkan protokol menyambut new normal ini," kata Igun.
Selain dari kalangan ojol, salah satu penyedia jasa transportasi online, Grab Indonesia, juga diketahui menyiapkan inovasi serupa yakni sekat plastik transparan. Inovasi itu telah terlihat melalui unggahan akun Instagram newdramaojol yang disertai keterangan new normal.
[Gambas:Instagram]
Menurut Grab Indonesia sekat plastik itu bagian dari protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 bila perusahaan diizinkan kembali mengaktifkan fitur angkut penumpang.
Masa PSBB wilayah bakal segera berakhir dan kemudian diganti dengan aturan new normal. Daerah yang kemungkinan pertama akan mengakhiri PSBB yaitu Jakarta pada 4 Juni. (ryh/fea)