Public Relation Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto mengatakan aktivitas pabrik beroperasi penuh meski diumumkan Pembatasan Sektor Berskala Besar (PSBB) sesuai dengan izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan pemerintah setempat yang memperbolehkan industri tetap berjalan.
Dijelaskan Aryo, pabrik telah menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Mulai dari penyesuaian jam kerja untuk menjaga pabrik agar tak terlalu penuh hingga menyiapkan hand sanitizer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski melakukan penyesuaian jam kerja, Aryo memastikan tidak ada kelangkaan stok ponsel di pasar. Seluruh lini produksi masih bisa mencukupi kebutuhan pasar ponsel dalam negeri.
Ia mengatakan saat new normal, aktivitas pabrik tetap beroperasi dengan mempertahankan protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan.
"Aktivitas pabrik tetap mempertahankan kehati-hatian selama beroperasi dengan mengikuti regulasi maupun anjuran dari pemerintah, seperti memprioritaskan karyawan yang berusia di bawah 45 tahun," ujar Stephanie.
"Pabrik Realme tetap berjalan seperti biasa guna memenuhi permintaan pasar yang kebetulan 1-2 minggu terakhir kita cukup mengalami kenaikan permintaan yang cukup besar," kata Krisva.
Senada dengan Oppo dan Xiaomi, Krisva mengatakan Realme juga menerapkan protokol kesehatan untuk seluruh karyawan di pabrik.
"Protokol regulasi kesehatan kita jalankan secara ketat di pabrik untuk seluruh karyawannya. Mulai dari cek suhu tubuh, masker hingga kebersihan menjadi poin penting di pabrik kami. Dan kami pastinya mengikuti peraturan dan anjuran pemerintah secara taat," tutup Krisva. (jnp/mik)