Toyota mengatakan enam dealer Toyota dan Lexus telah dirusak lantas terpaksa tutup karena aksi protes. Kerugian bukan cuma soal dealer, tetapi Toyota juga melaporkan sejumlah mobil dicuri dan dihancurkan.
Pihak Toyota mengatakan lebih dari 30 unit dicuri dari dealer saat kerusuhan terjadi pada Minggu (31/5) dan Senin (1/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu pihak dealer Lexus menyebut dua mobil baru dan dua mobil bekas diambil massa pada Sabtu (30/5). Lokasi dua mobil di antaranya sudah terdeteksi dan dealer dikatakan tak ada kerusakan fisik.
[Gambas:Instagram]
Dealer Chevrolet juga dilaporkan mengalami kerusakan, namun tak ada mobil yang hilang. Dealer dikatakan mengalami jendela rusak, perusakan mobil, dan pembakaran.
Bukan cuma dealer mobil baru, dealer mobil bekas juga jadi sasaran tembak dengan laporan kehilangan unit.
Salah satu grup dealer di Denver mengatakan mereka memindahkan hampir 360 kendaraan ke dalam ruangan selama tiga hari berurutan sebagai tindakan pencegahan. Dealer yang menjual mobil Cadillac dan Volvo itu sudah menyadari bahaya setelah massa berkerumun di luar dealer selama beberapa hari sebelumnya.
Dealer Mercedes-Benz di California diamuk massa dengan meninggalkan bekas adegan berupa jendela pecah dan mobil terbakar. Mercedes-Benz menyatakan 'beberapa dealer di California, Arizona, dan Georgia rusak karena aksi vandal.
Demonstrasi mulanya berasal dari Minneapolis pada 26 Mei, sehari setelah Floyd, warga Afrika-Amerika, meninggal karena kesulitan bernapas setelah lehernya ditekan lutut polisi. Aksi protes yang menyinggung isu rasis ini merebak selama sepekan kemudian sempat mereda pada awal pekan ini. (fea)