Phorbol berada di dalam getah putih pohon Manchineel dan senyawa ini sangat larut dalam air. Jika getah menyentuh kulit, tidak berselang lama, kulit akan langsung melepuh.
Bahkan jika pohon ini dibakar, asapnya akan membuat mata terasa pedih karena mengandung racun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara senyawa yang ada di dalam buahnya yaitu Physostigmine yang biasanya menjadi campuran obat untuk penangkal racun dan agen antiglaucoma.
Saat melihat pohon apel itu, ia dan satu temannya langsung melahapnya. Beberapa saat kemudian, mereka merasakan sensasi pedas di mulut dan lama kelamaan menimbulkan rasa terbakar di tenggorokan.
"Gejalanya memburuk selama beberapa jam, sampai kami hampir tidak bisa menelan makanan apapun karena rasa sakit yang luar biasa dan benjolan faring yang sangat besar," kata Strickland.
"Lalu kami minum pina coladas, agak mereda tetapi masih bisa merasakan sensasi terbakar. Dampak apel ini juga menyerang kelenjar getah bening serviks kami menjadi sangat lunak dan mudah diraba," tambahnya.
Hemlock air adalah genus kecil dari empat spesies tanaman yang sangat beracun dalam keluarga Apiacaea.
"Ada tanaman lain (bukan pohon) di Florida yang jauh lebih beracun daripada Manchineel yaitu hemlock air (Cicuta maculate)," kata Hammer seperti dikutip Vitchelo.
"Seperempat inci batang sudah cukup untuk membunuh seseorang," tambahnya.
Lihat juga:3 Jenis Buah yang Ternyata Mematikan |