Belum Dirilis, Ninja 250 Cc 4 Silinder Disebut Dirakit di RI

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Kamis, 11/06/2020 07:10 WIB
Kawasaki Ninja ZX-25R menggunakan mesin 250 cc dengan 4-silinder Kawasaki Ninja 250 cc 4 silinder di Tokyo Motor Show 2019. (Foto: CNN Indonesia/ M. Ikhsan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peluncuran Kawasaki Ninja 250 cc empat silinder di Indonesia masih ditunda perkara pandemi Covid-19. Awalnya motor dijuluki ZX-25R dijadwalkan hadir pada acara Kawasaki Bike Week (KBW) 2020 di Ancol, Jakarta Utara, pada 4 April 2020.

Menurut Head Sales and Promotion Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Michael C. Tanadhi, meski peluncurannya ditundai, namun kegiatan merakit lokal Kawasaki Ninja 250 cc baru terus berjalan, namun jumlahnya terbatas.

"Jadi ini diproduksi di Indonesia, kami sudah mulai produksi tapi masih sedikit," kata Michael melalui sambungan telepon, Rabu (10/6).


Michael menjelaskan ZX25R sudah direstui diproduksi di Tanah Air. Rakit di Indonesia juga dikatakan sebagai antisipasi lonjakan permintaan pasca motor resmi diluncurkan.

Hasil diskusi internal, selain mengimpor komponen dari Jepang, pihaknya juga mengandalkan komponen lokal untuk sejumlah bagian, namun jumlahnya masih minim.

"Tapi kandungan lokalnya, kami belum mempunyai data," ucap Michael.

Kawasaki Ninja 250 cc 4 silinder menjalani debut dunia di acara Tokyo Motor Show pada Oktober 2019. Tak sampai 1 tahun model barunya sampai di Indonesia, dan masih menunggu waktu tepat untuk meluncurkannya.

Dijelaskan Michael KMI siap menggelar acara peluncuran meluncurkan Ninja 250 cc empat silinder usai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sepenuhnya dicabut.

"Sekarang memang PSBB sudah dilonggarkan, tapi tetap saja karena unit display terbatas, takutnya abis diluncurin malah banyak pengunjung ke dealer," tuturnya.

Di kelasnya, Ninja 250 cc 4 silinder bertemu dengan Honda CBR 250RR dan Yamaha R25. Namun CBR 250RR dan R25 masih menyandang status motorsport 250 cc 1 silinder. (ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK