Yamaha Siapkan Motor Mesin Turbo Hadapi Kawasaki H2

CNN Indonesia | Sabtu, 13/06/2020 03:38 WIB
Foto Ilustrasi Motor Free Go Yamaha (10/1/2019) Logo Yamaha. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Teknologi tenaga induksi untuk sepeda motor nampaknya sedang tren di kalangan produsen dunia. Usai Kawasaki sukses meluncurkan H2 dengan supercharger, Yamaha dilaporkan sedang mengembangkan mesin turbo yang bakal dipakai dalam beberapa tahun ke depan.


Turbocharging adalah metode induksi paksa yang memanfaatkan gas buang untuk menggerakkan komponen turbin (turbo). Turbo itu berfungsi memampatkan udara kemudian menyuplainya ke ruang bakar untuk membantu proses pembakaran.

Motorcycle News menjelaskan Yamaha punya dua konsep, yakni menempatkan turbo dekat jalur exhaust manifold seperti desain pada umumnya atau merancang turbo di dalam knalpot yang jarang dilakukan produsen. Meski demikian diyakini Yamaha akan memilih opsi pertama.


Turbo menjadi solusi buat Yamaha menambah tenaga mesin tanpa harus mengorbankan emisi gas buang. Berbagai negara terus melakukan pengetatan emisi bahan bakar, sementara konsumen selalu menginginkan motor lebih bertenaga.

[Gambas:Instagram]



Eropa telah memberlakukan batas emisi Euro 5 untuk sepeda motor pada 1 Januari. Yamaha dikatakan akan mengenalkan motor bermesin turbo pada tahun ini, namun belum ada komentar perusahaan terkait hal itu.

Motor bermesin turbo bukan hal baru buat Yamaha, merek gambar garpu tala ini pernah merilis teknologi itu pada XJ650 Turbo pada awal 1980-an. Yamaha juga sudah mengajukan paten motor turbo pada 2017.


(fea)

[Gambas:Video CNN]