Namun ahli menjelaskan bola api berwarna hijau tersebut adalah meteor, bukan alien. Pekerja di lokasi penambangan dari Cape Lambert ke Hope Downs di Pilbara melihat cahaya terang tepat sebelum jam 1:00 pagi pada hari Senin.
Beberapa warga lokal bahkan berhasil merekam objek terang berwarna hijau itu.
Dilansir dari 7News, Selasa (16/6) spekulasi liar merebak, beberapa menyatakan bahwa benda yang bergerak lambat itu bisa berupa roket atau pesawat ruang angkasa alien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tampaknya meteor normal. Meteor itu mungkin datang dari suatu tempat di sabuk asteroid," ujar Tucker.
"Itu yang kami sebut 'skimmer bumi', karena bergerak lambat dan sangat cerah," kata Tucker.
Polisi Karratha berhasil mengabadikan momen abnormal itu dan mengunggah video ke Twitter. Polisi melihat fenomena itu saat sedang melakukan patroli malam.
Dilansir dari Newsweek, para ahli mengatakan bahwa objek itu bukan puing-puing pesawat ruang angkasa yang jatuh ke Bumi, melainkan meteor yang berbentuk bola api.
Glen Nagle dari Canberra Deep Space Communication Complex mengatakan fenomena itu juga terlihat di Australia Selatan. Nagle menjelaskan warna bola api yang intens dan kehijauan menunjukkan bahwa objek itu sebagian besar terbuat dari besi.
Fragmen asteroid atau meteoroid yang melewati atmosfer bumi akan menghantam permukaan. Sekitar 60 ribu asteroid telah ditemukan dari seluruh dunia. (jnp/mik)