Survei: Pemilik Kendaraan Beralih Beli Onderdil Online

CNN Indonesia | Sabtu, 27/06/2020 06:18 WIB
Pengecekan kendaraan di bengkel nissan-datsun depok, Ilustrasi bengkel. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam melakukan perawatan kendaraan berdasarkan survei konsultan marketing MarkPlus. Pemilik kendaraan disebut semakin banyak yang melakukan servis kendaraan sendiri di rumah.

Survei MarkPlus melibatkan 105 responden di seluruh Indonesia yang 72 persen di antaranya berasal dari luar Jabodetabek. Responden ini merupakan pemilik mobil yang melakukan servis dan penggantian komponen sepanjang Februari hingga Juni 2020.

"31 persen orang melakukan pengecekan mandiri pada kendaraannya masing-masing dan hanya 2 persen yang tidak cek kondisi kendaraan selama pandemi," ujar Senior Business Analyst MarkPlus Inc. Aretha F. Pahrevi dalam diskusi virtual, Jumat (26/6).


Aretha mengatakan pengecekan mandiri juga dipicu banyaknya bengkel yang tidak beroperasi selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan.

Hasil survei lainnya juga menjelaskan kunjungan serta pembelian suku cadang di bengkel resmi merosot drastis.

Sebelum pandemi 63 persen responden membeli suku cadang di dealer resmi, namun saat ini kurang dari 30 persen. Kemudian 49,5 persen responden mencari informasi dan melakukan pembelian suku cadang melalui cara online.

Meski digitalisasi bisa dianggap menjadi solusi saat pandemi, pembelian online memberikan beberapa masalah bagi pembeli suku cadang. Informasi yang kurang jelas mengenai ketersediaan stok dan jaminan orisinal barang masih diragukan.

"50 persen responden berharap inovasi digital dalam bentuk mobile application yang memiliki fitur pembelian suku cadang secara online, mendeteksi sparepart kendaraan yang perlu diganti sebesar 45 persen, dan reminder jadwal servis kendaraan sebanyak 30 persen," ungkap Aretha.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]