Pro Kontra Gordon Ramsay Berguru Rendang ke William Wongso

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 09:09 WIB
Pakar kuliner Wiliam Wongso menghadiri acara peringatan hari ibu yang diselenggarakan oleh Perempuan Tangguh Pilih Jokowi ( Pertiwi) di Jakarta , (22/12). (CNN Indonesia/ Hesti Rika) William Wongso (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

William Wongso menjadi perbincangan hangat setelah netizen melontarkan pro dan kontra. Nama chef kondang itu masuk ke jajaran pembicaraan yang menjadi tren di Twitter pada Selasa (30/6) pagi setelah acara memasak bersama Gordon Ramsay.

Perbincangan menghangat lantaran pro kontra soal William Wongso yang dipilih untuk mengajarkan pembuatan rendang khas Sumatera Barat kepada chef internasional Gordon Ramsay.

Rupanya, pilihan untuk menampilkan Willam Wongso memperkenalkan rendang disayangkan oleh beberapa orang. Mereka menganggap William bukan orang asli Minang. Mereka juga menyayangkan mengapa bukan pakar rendang lokal yang diangkat dalam acara tersebut.


Salah satu yang menyayangkan hal itu seperti dicuitkan akun Twitter @MPribumi. Ia mempertanyakan kenapa William Wongso disebut sebagai 'Master of Rendang'. Ia juga mempertanyakan di mana pakar kuliner asli dari Sumatra Barat yang mengerti soal asal-muasal Rendang.

"Saya tidak tahu bahwa Master Rendang adalah William Wongso. Di mana koki Sumatra Baray asli yang benar-benar membuat rendang? Di mana orang Minang yang tahu soal asal-usul rendang? Di mana mereka? Tidak ada lagi koki dari Minang? Apa yang terjadi?," kata dia.

Meski demikian, warganet lain membela kepiawaian William Wongso soal masakan Indonesia. Sehingga, ia maklum dengan kompetensi William soal rendang, meski ia bukan asli warga Minang.

"Tentu saja (kalau dilihat dari) sisi rasis darah Minang saya tidak senang bahwa mereka membawa William Wongso (keturunan China) di acara itu untuk membantu Gordon, ketimbang koki lokal Minang. (Tapi) Bung (William Wongso) tahu lebih banyak tentang seluruh masakan Indonesia daripada Anda," cuit akun @wargreybuns.

Selain itu akun @noturalphagirl pun membela William Wongso. Namun menurut dia, momen William bersama Gordon Ramsay justru membanggakan.

"Beberapa temanku orang Minang nyinyir kenapa yang masak rendang harus William Wongso, kenapa bukan chef asli Minang? Jika saya orang Minang, saya akan sangat bangga jika William Wongso sang legenda memasak hidangan apa pun dari warisan Tanah Air," kata dia.

Kendati demikian, banyak warganet yang merespon positif hadirnya William Wongso di acara tersebut. Malah akun @andityara berterima kasih karena berkat William, ia jadi tahu soal beberapa lokasi makanan lokal yang jarang diketahui, khususnya yang ada di Yogyakarta.

"Kangen acara Cooking Adventures with William Wongso terobati semalam. Berkat beliau, aku tahu hidden gem di Jogja, Rumah Makan khas Indonesia Timur Bu Ning di Jogja. Di samping itu, beliau sudah malang melintang untuk diplomasi Gastro Indonesia. Dia benar-benar ahli kuliner Indonesia," cuitnya.

Selain itu akun @Seph_Bimo mengakui bahwa William Wongso adalah pakar kuliner paling disegani, didampingi dengan dua pakar lain yaitu Bondan Winarno dan Sisca Soetomo.

Lalu akun @lyndaibrahim tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Gordon Ramsay karena telah bersedia mampir ke Indonesia dan mengapresiasi kehadiran William Wongso.

"Chef @GordonRamsay terima kasih telah berkunjung ke Indonesia. Sekarang kita bisa menyelesaikan perdebatan lama tentang asal-usul rendang. Anda turun dan kotor-kotoran dengan kerbau adalah bagian terbaik. Dan ya, koki William Wongso adalah jembatan yang tepat untuk masakan kita (kuliner Indonesia)," cuitnya.

Sebelumnya, William Wongso menantang Gordon Ramsay menguasai pembuatan rendang daging sapi dalam satu pekan. Tantangan ini diabadikan dalam sebuah serial Gordon Ramsay: Uncharted.

Mereka beradu membuat rendang untuk disajikan kepada Gubernur Sumatera Barat. Sebelum tantangan dimulai, William sempat mengajarkan salah satu chef populer dunia asal Inggris Gordon Ramsay bagaimana membuat rendang. 

Tantangan ini ditayangkan di National Geographic pada episode Sumatra Indonesia yang tayang pada 29 Juni 2020.

(din/eks)

[Gambas:Video CNN]


ARTIKEL TERKAIT