'Rahasia' Daihatsu Tak Akan Mampu Salip Toyota di Indonesia

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 14:51 WIB
Daihatsu DN F Sedan. Mobil konsep DN F Sedan. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Toyota-Astra Motor dan Astra Daihatsu Motor (ADM) di Indonesia yang dikendalikan perusahaan induk yang sama, Astra International, selalu akur soal penjualan mobil. Daihatsu tak akan pernah menjual mobil lebih banyak dari Toyota.

Toyota merupakan penguasa pasar mobil di dalam negeri, penjualannya selalu nomor satu. Sementara Daihatsu selalu mengekor sebagai nomor dua.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada 2019, penjualan ritel Toyota mencapai 331.004 unit sebagai merek terlaris di Indonesia. Sedangkan Daihatsu berada di posisi kedua dengan 177.588 unit.


Pada 2018 polanya juga sama, ritel Toyota di urutan pertama 356.063 unit dan Daihatsu berada pada posisi dua dengan 200.178 unit.

Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra menjelaskan posisi demikian antara Toyota dan Daihatsu akan terus demikian sampai kapan pun.

Amelia mengatakan penjualan Daihatsu tidak pernah sebaik atau bahkan melebihi Toyota bukan karena terdapat 'perjanjian khusus' yang wajib dipatuhi kedua merek. Dia bilang hal itu disebabkan realitas perusahaan yang memang tak mampu melebihi penjualan Toyota.

"Jadi tidak ada policy atau apa, kenapa Toyota pertama dan Daihatsu kedua. Ya faktanya kami tidak bisa menempati nomor satu karena pertama target pangsa pasar kami berbeda terlalu jauh. Toyota 30-an persen, Daihatsu cuma 17-an persen," ungkap Amelia melalui diskusi virtual belum lama ini.

"Sampai kapan pun realita ini akan kami terima. Karena pada intinya kami tidak akan mampu," ujarnya lagi.

Amelia juga bilang kolaborasi Daihatsu dan Toyota di Indonesia saling menguntungkan dan akan dipertahankan demikian. Salah satu simbiosis mutualisme keduanya yakni, pabrik Daihatsu memproduksi mobil merek Toyota, Avanza, Rush, Agya, dan Calya.

Sedangkan buat Daihatsu, produksi itu meningkatkan utilitas pabrik yang berada di Jakarta Utara dan Jawa Barat. Daihatsu merupakan produsen mobil terbesar di Indonesia.

"Jadi kami satu grup, kami melakukan kolaborasi bagaimana memaksimalkan Toyota Group. Jadi masing-masing punya konsumennya. Karena sendiri-sendiri tidak akan maksimal, beda dengan kami saat kolaborasi," kata Amelia.

Toyota Group merupakan perusahaan konglomerat di Jepang yang menaungi Toyota Motor dan Daihatsu Motor, induk perusahaan TAM dan ADM di Jepang. Selain kedua merek ini Toyota Group juga membawahi merek Hino Motor.

Marketing and CR Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso menambahkan, penjualan Daihatsu selalu di bawah Toyota juga dikarenakan jumlah model mobil yang ditawarkan lebih sedikit.

Hendrayadi mengatakan Toyota punya produk dua kali lipat lebih banyak dari Daihatsu.

"Produk Toyota ini dua kali lipat dari Daihatsu. Makanya jauh, dan disiplin nomor dua," kata Hendrayadi.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]