Membuat Akun Google Scholar dan Cara Menggunakannya

Tim, CNN Indonesia | Senin, 06/07/2020 10:39 WIB
Ilustrasi google scholar Selain sebagai rujukan, Google Scholar dijadikan ukuran prestasi akademisi. Berikut panduan membuat akun Google Scholar dan menggunakannya. (Foto: iStockphoto/hocus-focus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa akademisi seperti dosen atau guru hingga anak didik mahasiswa mulai tak asing dengan fitur Google Scholar. Pasalnya, mulai dari cara membuat, daftar dan penggunaan akun Google Scholar memiliki tahap registrasi yang tak sukar dilakukan.

Google Scholar atau atau Google Cendekia ini kerap digunakan oleh para mahasiswa hingga akademisi untuk membantu dalam pencarian sitasi skripsi hingga karya ilmiah.

Selain dapat dijadikan rujukan, alat pengindeks milik Perusahaan software raksasa Google yang mulai dioperasikan sejak tahun 2004 ini dapat dijadikan sebagai ukuran prestasi dosen atau akademisi dalam mengembangkan karya ilmiahnya.


Namun sebelum melanjutkan ke tahapan cara membuat akun Google Scholar dan menggunakannya secara profesional, pengguna harus terlebih dahulu memahami penggunaan dan teknis kerja Google Scholar.

Apa Itu Google Scholar?

Using blank white screen laptopGoogle Scholar adalah fitur layaknya perpustakaan yang menyediakan beragam jurnal atau tulisan ilmiah dari berbagai disiplin ilmu secara online (Foto: iStockphoto/guvendemir)

Google Scholar adalah fitur yang menyediakan layanan edukatif dan membantu pencarian jurnal ilmiah dan publikasi dari berbagai disiplin ilmu.

Dalam proses kerjanya, ketika pengguna memasukkan keyword atau kata kunci di kolom pencarian, maka Google Scholar akan mendeteksi atau menyaring artikel atau tulisan ilmiah yang memiliki sumber terpercaya seperti dari situs universitas, perpustakaan, serta jurnal ilmiah.

Bagi para akademisi baik dosen atau peneliti sudah seharusnya memiliki akun Google Scholar untuk mendukung karya publikasinya diketahui orang secara online dan masif.

Hasil publikasi tersebut tentu saja dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa maupun peneliti selanjutnya dalam referensi karyanya.

Kendati demikian, beberapa orang masih enggan membuat akun Google Scholar padahal proses registrasinya tak sampai membutuhkan waktu hingga 10 menit.

Cara Membuat Akun Google Scholar

Sebelum melakukan proses pembuatan, pengguna juga harus memperhatikan syarat dan kebutuhan pendukung seperti menyiapkan data diri dan memutuskan bidang keilmuan hingga memastikan kecepatan koneksi internet yang stabil.

Setelah itu, ikutilah tahap-tahap berikut dengan urut dan teliti:

1. Pengguna harus memiliki email pribadi yang akan didaftarkan, rekomendasi email yang digunakan ada baiknya menggunakan email dengan domain (ac.id, .org atau .com). Hal tersebut untuk lebih meyakinkan mesin google bahwa pengguna merupakan akademisi dari suatu Universitas ataupun Akademi.

2. Buka alamat situs Google Scholar di https://scholar.google.co.id/, pengguna harus login melalui akun google. Kemudian, pilih tombol 'My profile' di bagian layer kiri atas.

3. Akan muncul tampilan dengan lima koloman isian yang harus diisi. Keterangan yang dibutuhkan dalam pengisian adalah nama lengkap, nama instansi, alamat email yang terafiliasi dengan Universitas atau Perusahaan, bidang keilmuan yang ditekuni, serta alamat website (tidak wajib).

4. Lengkapi tahapan pembuatan dengan ceklis 'Make my profile public' untuk membuat karya publikasi dapat dinikmati semua orang

5. Pengguna akan dibawa ke halaman profil untuk dilengkapi foto diri hingga latar belakang tampilan akun Google Scholar

Cara Menggunakan Google Scholar

Setelah berhasil membuat akun Google Scholar, maka pengguna akan melanjutkan langkah selanjutnya dengan mulai mengunggah karya publikasi ilmiah di akun yang telah teregistrasi.

Yang perlu diperhatikan, pengguna harus menyiapkan artikel yang ingin dipublikasikan. Setelah itu, ikutilah tahap-tahap berikut dengan urut dan teliti:

1. Untuk menambahkan artikel pertama, maka pengguna perlu klik ikon 'add'.

Akan ada tiga pilihan penambahan artikel sebagai berikut:

  • Pertama 'add article groups' untuk menambahkan artikel dalam kelompok yang ada nama pengguna di dalamnya
  • Kedua 'add articles' untuk menambahkan artikel pribadi yang dikerjakan secara individu
  • Ketiga 'add article manually' untuk menambahkan artikel secara manual. Pengguna dapat memulai dari awal dengan mengisi kolom judul artikel, tanggal terbit, jurnal, volume, isu hingga isi artikel.

2. Ketika pengguna memutuskan untuk memilih berbagai artikel, maka secara otomatis artikel tersebut akan tampil di dalam profil masing-masing.

3. Selain itu pengguna juga dapat menyunting atau edit data artikel secara manual, seperti judul, tanggal, penerbit, volume, isu dan lain sebagainya.

4. Selain itu pengguna juga dapat menghapus daftar artikel agar tidak muncul lagi di dalam profil pengguna

5. Untuk melakukan pemeriksaan indeks pencarian, silahkan buka kembali homepage Google Scholar dan ketik nama panjang pengguna di kolom pencarian. Maka pengguna dapat melihat bagaimana tampilan profil yang dilihat instansi hingga publik.

Tips Menggunakan Akun Google Scholar

Setelah pengguna berhasil membuat atau mendaftar hingga menggunakan akun Google Scholar untuk memublikasi karya ilmiah.

Maka perlu juga beberapa tips penggunaan ini diketahui pengguna lain yang ingin mendapatkan referensi yang paling sesuai dengan bidang keilmuan hingga metode penelitian yang dipakai.

Biasanya golongan ini datang dari para mahasiswa tingkat akhir yang ingin mencari referensi atau sitasi untuk skripsinya.

Berikut tips yang dapat diperhatikan saat melakukan pencarian sesuai isu yang terkait di Google Scholar bagi para mahasiswa atau akademisi:

1. Untuk mendapatkan hasil pencarian artikel terkait yang maksimal, maka pengguna harus menggunakan keyword atau kata kunci sespesifik mungkin.

Misalnya pengguna adalah mahasiswa tingkat akhir ilmu statistik yang ingin menggunakan metode perhitungan 'dekomposisi', maka tinggal ketik kata dekomposisi di pencarian Google Scholar untuk menemukan publikasi terkait yang paling sesuai.

2. Cara pertama masih kurang memuaskan, pengguna dapat melakukan pencarian lanjutan dengan fitur 'advance search' pada sidebar halaman utama. Cara kerjanya, Google Scholar akan memfilter pencarian seefisien mungkin terkait karya publikasi yang dicari pengguna.

3. Jika sudah menemukan artikel pilihan, jangan lupa untuk bookmark atau klik ikon bintang, hal ini dapat menandai artikel tersebut, sehingga memudahkan pengguna ketika ingin mencari lagi file terkait.

4. Google Scholar memiliki fitur sitasi kutip cepat, jadi ketika pengguna sudah memutuskan artikel yang akan dijadikan rujukannya, maka tinggal salin atau copy sitasi ke dalam artikel pribadi.

5. Siapkan alert atau pengingat untuk tetap mendapatkan informasi tentang literatur penelitian yang sedang tren. Hal ini sangat berguna ketika pengguna kerap meneliti peristiwa terkini atau topik-topik tertentu.

Setelah mengetahui cara membuat, daftar dan menggunakan akun Google Scholar secara profesional, pengguna diharapkan dapat menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya.

Apalagi bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akhirnya, tidak ada salahnya mengunggah karya publikasinya dalam Google Scholar.

Karena selain sebagai dokumentasi, Google Scholar juga menjadikan pengguna lebih profesional, terutama jika ingin menambah nilai plus dalam curriculum vitae (CV) saat ingin mendaftar pekerjaan.

(khr/fef)

[Gambas:Video CNN]