Konsultasi Otomotif

Penyebab Permukaan Ban Botak Tidak Merata

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Minggu, 05/07/2020 13:23 WIB
Ilustrasi Bengkel Ilustrasi tapak ban botak tidak merata. (Foto: robarmstrong2/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pertanyaan: Kenapa tapak ban mobil lebih tipis di bagian luar dan dalam dibanding di bagian tengah?

Penanya: @yansen

Jawaban: Penyebabnya adalah karena tekanan udara ban sering tidak sesuai anjuran, sehingga area tapak ban bagian dalam dan luar lebih banyak bergesekan dengan aspal dibanding bagian tengah ban. Kondisi ini disebut permukaan ban yang menapak ke jalan tidak merata.


Setiap mobil punya panduan seberapa besar tekanan udara ban. Tekanan udara ini bisa berubah begitu menyesuaikan kondisi penumpang. Kondisi ini yang sering disepelekan pemilik kendaraan.

Agar tekanan udara ban sesuai peruntukkan, sebaiknya cek plat informasi yang menempel di pintu pengemudi.

Di satu sisi penting ban dilakukan balancing secara berkala, sebaiknya setiap 6 bulan atau setiap pemakaian paling jauh 10.000 km, serta sekalian dilakukan rotasi ban (apabila dibutuhkan) dan melakukan spooring.

Jadi, jangan hanya melakukan spooring dan balancing hanya pada saat mau liburan panjang akhir tahun atau mudik ke kampung menyambur Hari Raya Lebaran.

Provis - Tangerang, Banten (IG Provisautolab)


CNNIndonesia.com mempersilakan Anda menanyakan soal problem kendaraan roda empat dan roda dua, dan akan dijawab oleh praktisi otomotif yang berpengalaman puluhan tahun.

Jawaban akan tayang setiap hari Minggu di rubrik Konsultasi Otomotif. Yuk, tulis pertanyaanmu di kolom komentar media sosial CNNIndonesia.

(mik/mik)

[Gambas:Video CNN]


BACA JUGA