EDUKASI & FITUR

Arti High Side yang Bikin Marquez Kecelakaan di GP Spanyol

CNN Indonesia | Senin, 20/07/2020 13:12 WIB
Repsol Honda Team's Spanish rider Marc Marquez steers through a corner during the second day of the pre-season MotoGP winter test at the Sepang International Circuit in Sepang on February 8, 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP) Pebalap Repsol Honda Marc Marquez. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juara dunia MotoGP musim lalu Marc Marquez (Repsol Honda) yang berusaha keras mengejar ketertinggalan di GP Spanyol pada Minggu (19/7) berujung kecelakaan saat balapan menyisakan empat putaran. Marquez mengalami high side kemudian terlempar dari sepeda motornya hingga mendarat dengan keras di area pasir di pinggir lintasan.

Pada empat putaran awal lomba Marquez sempat berebut posisi satu dengan Maverick Vinales (Yamaha Movistar), namun pemilik nomor 93 itu mengalami selip ban depan di tikungan keempat yang membuatnya tergelincir ke area pasir.

Marquez tak jatuh, namun dia kembali ke lomba dari posisi 16. Marquez terus ngotot mengejar setiap pebalap di depannya sampai tiba di posisi tiga pada putaran ke-21, tepat di belakang Vinales.


Ban RC213V yang dikendarai Marquez sudah terlihat seperti kehilangan sedikit demi sedikit traksi saat 'dipaksa' melewati lebih dari 10 pebalap lain. Pada tikungan 4 Marquez mengalami high side, kemudian dia terlempar ke udara lalu mendarat tanpa bisa mengendalikan posisi tubuhnya.

Marquez kurang beruntung sebab meski airbag di baju balapnya telah mengembang, sesaat setelah mendarat dia disapu motornya yang terjatuh. Berdasarkan keterangan dokter MotoGP usai lomba, Marquez mengalami cedera patah tulang kanan.

High side merupakan salah satu jenis kecelakaan paling parah saat berkendara sepeda motor. High side mampu melempar biker ke udara sehingga tidak jarang menyebabkan cedera parah.

High side merupakan urutan beberapa kejadian pada kecelakaan motor. Pertama yaitu terjadi oversteer saat menikung, yang berarti ban belakang kehilangan traksi, seolah ingin mendahului ban depan, sehingga tidak berada pada racing line.

Kejadian kedua, faktor utama penyebab high side, yakni ban belakang yang kehilangan traksi itu tiba-tiba mendapatkan lagi traksinya.  Hal ini membuat area bodi belakang motor kembali dengan cepat ke arah racing line, namun dampaknya memaksa setang berbalik ke arah yang salah dan menjadi sulit dikendalikan.

Gerakan setang ke arah yang salah itu, ditambah ayunan bodi belakang, sanggup melontarkan biker dari jok. Cedera biker saat mengalami high side kemungkinan semakin parah jika terjadi di jalanan umum sebab lokasi mendarat bisa jadi tak rata.

Efek high side semakin besar jika motor melaju semakin cepat. Umumnya momen ini sangat sulit dikendalikan meski begitu ada beberapa kejadian high side di MotoGP yang dapat terselamatkan, termasuk oleh Marquez.

Penjelasan Dokter Spesialis Traumatologi Xavier Mir, high side Marquez di sirkuit Jerez menyebabkan cedera tangan karena tertimpa ban depan motornya sendiri usai terjatuh.

Marquez rencananya menjalani operasi di Rumah Sakit Universitari Dexeus Barcelona pada Selasa (21/7). Operasi akan dipimpin Mir, sedangkan masa pemulihan Baby Alien ini belum dapat dipastikan.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]