Fakta Kapal Australia Gabung AS-Jepang di LCS Terkait China

CNN Indonesia | Senin, 27/07/2020 12:57 WIB
Australia kirimkan kapal terbesar HMAS Canberra gabung AS-Jepang latihan militer di Laut China Selatan buntut ketegangan dengan China. HMAS Canberra Australia yang merapat ke Laut China Selatan bergabung latihan bersama dengan AS dan Jepang (Screenshot via web Navy.gov.au)
Jakarta, CNN Indonesia --

Australia dikabarkan terlibat latihan militer bersama dengan armada Angkatan Laut Amerika Serikat dan Jepang di perairan lepas Filipina, Laut China Selatan.

Latihan gabungan sebagai respon serangkaian manuver provokatif China yang membuat tensi di Laut China Selatan meningkat.

Dalam latihan itu, Australia mengerahkan lima kapal perang, salah satunya HMAS Canberra.


Berikut fakta tentang kapal HMAS Canberra milik Australia yang nantinya juga akan menuju Hawaii untuk berpartisipasi dalam Latihan Rim Pasifik (RIMPAC).

1. Kapal terbesar AL Australia

Dengan bobot 27.000 ton, HMAS Canberra adalah kapal terbesar yang pernah dibangun untuk Royal Australian Navy (RAN).

HMAS Canberra ditugaskan dan bergabung dengan armada AL Australia dalam upacara resmi di Armada Pangkalan Timur, Sydney, pada 28 November 2014. Pada bulan Maret 2015, HMAS Canberra secara resmi ditunjuk sebagai kapal induk AL Australia.

2. Kapal pengangkut helikopter

Melansir situs resmi Angkatan Laut Australia, HMAS Canberra adalah kapal utama dari dua kapal Canberra Class Amphibious Assault Ships atau dikenal sebagai Landing Helicopter Dock (LHD). Kapal itu didesain oleh pembuat kapal Spanyol Navantia. 

Melansir News Defence, HMAS Canberra dapat menampung hingga enam helikopter di dek penerbangan. Helikopter ini termasuk MRH90 Taipan, MH-60R, Chinooks CH-47, dan hingga MV-22 Osprey buatan AS. 

3. Layanan medis mumpuni

Tak hanya berperang, HMAS Canberra diklaim mampu melakukan misi kemanusiaan dan bantuan bencana berskala besar. Kapal itu menyediakan dua kamar operasi, Unit Perawatan Kritis dengan delapan tempat tidur, dan berbagai tempat tidur perawatan.

Selain itu, fasilitas medis memiliki area khusus untuk mengakomodasi layanan patologi dan radiologi, x-ray, farmasi, dan fasilitas gigi.

4. Angkut seratusan kendaraan

HMAS Canberra memiliki panjang mencapai 230 meter sehingga mampu mengangkut 1.000 personel. Tak hanya itu, situs resmi HMAS Canberra menyebut kapal itu dapat mengangkut 150 kendaraan, termasuk tank M1A1 Abrams yang baru milik Angkatan Darat Australia. 

5. Persenjataan sederhana

Melansir Military Factory, HMAS Canberra hanya dilengkapi Sistem Senjata Jarak Jauh Remote (RWS) Rafael Typhoon 4x5mm dan Heavy Machine Guns (HMGs) 6 x 12,7mm. Rafael Typhoon adalah senjata pertama yang dikembangkan pertama Israel pada tahun 1997. 

Meski sederhana, kapal itu dilengkapi serangkaian sensor dan sistem pemrosesan untuk meningkatkan kemampuan di medan perang dan bertahan, di antaranya radar Giraffe AMB, sistem tempur Saab 9LV, pendeteksi topedo AN / SLQ-25 'Nixie', dan pendeteksi misil 'Nulka'.

(jps/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK