Fakta Amonium Nitrat, Bahan Bom yang Meledak di Beirut

CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2020 15:45 WIB
Hasil penyelidikan menyebutkan bahwa ledakan di Beirut Lebanon yang menewaskan ratusan orang itu berasal dari gudang Amonium Nitrat. Ilustrasi ledakan amonium nitrat di Beirut Lebanon. (AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah ledakan hebat yang menyebabkan korban jiwa dan luka terjadi di Kota Beirut, Lebanon. Hasil penyelidikan menyebutkan bahwa ledakan yang menewaskan ratusan orang itu berasal dari gudang Amonium Nitrat.

Belum ada pihak yang dinyatakan bersalah dalam kejadian tersebut. Namun, ledakan itu membuat pemerintah Lebanon mengumumkan masa berkabung hingga tiga hari.

Berikut fakta yang perlu diketahui tentang Amonium Nitrat yang dirangkum CNNIndonesia.com:


1. Untuk Pupuk

Melansir Byjus, amonium nitrat adalah garam ionik yang terdiri dari kation amonium dan anion nitrat. Amonium nitrat adalah komponen kunci dari banyak pupuk karena cukup kaya akan nitrogen.

Pupuk amonium nitrat adalah aplikasi senyawa yang paling umum tetapi juga memiliki kualitas yang sangat fluktuatif, sehingga berguna dalam beberapa industri. Penggunaan amonium nitrat dapat merangsang pertumbuhan tanaman dan menyediakan sumber nitrogen siap pakai yang dapat dimanfaatkan tanaman.

2. Bahan Peledak

Amonium nitrat adalah padatan kristal yang berwarna putih atau abu-abu. Selain untuk pupuk, bahan kimia itu juga digunakan sebagai bahan peledak.

Meskipun merupakan komponen dari banyak bahan peledak, amonium nitrat bukanlah bahan peledak dengan sendirinya. Senyawa itu harus dicampur dengan bahan peledak primer seperti azida untuk membentuk campuran bahan peledak.

Amonium nitrat akan membentuk bahan peledak yang dikenal sebagai ANFO, yang merupakan salah satu bahan peledak industri paling populer ketika dicampur dengan bahan bakar minyak.

3. Berbahaya bagi kesehatan

Melansir BPOM, amonium nitrat dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan dengan gejala batuk, sakit tenggorokan, dan napas yang pendek jika terhirup. Sedangkan kontak dengan kulit dapat menyebabkan iritasi dengan gejala kulit memerah, gatal, dan terasa perih.

Paparan yang lama dan berulang amonium nitrat dalam dosis yang kecil dapat menyebabkan lemah, depresi, sakit kepala, dan kerusakan mental. Keracunan kronik dari senyawa itu dapat menyebabkan kematian.

4. Dilarang sejumlah negara

Sejumlah negara diketahui melarang penggunaan amonium nitrat. Salah satu hal menyebabkan larang karena senyawa tersebut kerap dijadikan bahan peledak untuk aksi teror.

Amonium nitrat adalah salah satu bahan peledak utama yang digunakan dalam pemboman Delhi 2011 dan ledakan 2013 di Hyderabad.

(jps/DAL)

[Gambas:Video CNN]