Menelisik Peran Ketua MPR di Proyek Motor Listrik Korsel

CNN Indonesia | Selasa, 25/08/2020 07:02 WIB
Menurut Garda Indonesia, pihak yang berusaha jadi APM merek motor listrik Korsel, MBI, Ketua MPR Bambang Soesatyo merupakan sosok berpengaruh. Pimpinan MPR Bambang Soesatyo datang ke Gedung KPK di Kuningan, Jakarta Pusat, bertemu dengan pimpinan KPK Firli Bahuri. Senin (9/3/2020). (CNN Indonesia/ Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) disebut berada di balik rencana pabrikan motor listrik Korea Selatan, MBI, masuk pasar Tanah Air melalui asosiasi ojek online (ojol) Garda Indonesia.

Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan Bamsoet merupakan sosok berpengaruh yang banyak memberikan dorongan terhadap Garda Indonesia dalam menggandeng MBI.

Igun menjelaskan saat ini pihaknya sedang menjajaki bisnis sebagai Agen Pemegang Merek MBI di Indonesia.


"Dorongan ya komunikasi bilateral antara Garda dengan MBI secara organisasi dengan perusahaan. Kami juga ada perusahaan, yaitu Garda Digital Indonesia. Nah kami selalu buat laporan ke Ketua MPR karena dia yang meluncurkan Garda Digital," kata Igun melalui sambungan telepon, Senin (24/8).

Igun menyampaikan secara organisasi posisi Bamsoet saat ini merupakan dewan pembina Garda.

Atas dasar itu Igun bilang pihaknya selalu berkomunikasi rutin bersama Bamsoet terkait rutinitas Garda, termasuk soal penjajakan dengan MBI.

"Beliau pembina kami dan kami selalu laporkan perkembangan penjajakan bisnis antara Garda dengan MBI," ucap Igun.

Terkait status kepemilikan Garda oleh Bamsoet secara penuh jika nanti menjadi Agen Pemegang Merek (APM) MBI, Igun belum mengamini.

Igun hanya mendorong politisi Partai Golkar tersebut berinvestasi terkait pengembangan motor listrik MBI di Indonesia.

"Kalau kami sih sudah bicarakan mengenai hal tersebut [investasi] tapi tunggu pandemi mereda. Beliau kan juga paham belum memungkinkan terjadinya hubungan bilateral ini," kata Igun.

Sementara itu Departemen Global Marketing MBI Korea Victor Lee menyampaikan sejauh ini belum berkomunikasi langsung dengan Bamsoet. Penjajakan hanya dilakukan bersama Garda.

"Saya belum kontak sama Pak Bambang, kemungkinan Garda sudah kontak secara internal," ucap Lee.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]