Realme Bakal Gencar Jadi Pelopor Ponsel 5G di Berbagai Negara

CNN Indonesia | Selasa, 08/09/2020 10:09 WIB
Realme menyebut bakal gencar meluncurkan dan menjadi pelopor penyedia ponsel 5G di berbagai negara tak terkecuali Indonesia. Ilustrasi Realme (dok. CNNIndonesia.com/ Eka Santhika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Realme berencana untuk menjadi pelopor smartphone 5G di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.

Dalam wawancara eksklusif dengan CNNIndonesia.com, Chief Marketing Officer Realme Global,  Xu Qi Chase mengungkap Realme akan gencar meluncurkan ponsel 5G untuk menangkap peluang pasar.

"Realme sepenuhnya beralih ke 5G, dengan produk 5G yang mencakup semua rentang harga," kata Chase kepada CNNIndonesia.com, Jumat (4/9).


Sebelumnya, Realme telah meluncurkan ponsel 5G di Indonesia, yaitu X50 Pro 5G. Padahal operator telekomunikasi di Indonesia masih belum ada yang menggunakan teknologi telekomunikasi teranyar itu.

Meski demikian, Realme mengaku telah melobi sejumlah operator seluler (opsel) untuk mendukung implementasi perangkat ponsel 5G di dalam negeri, seperti diungkap Public Relations Manager Realme Indonesia Krisva Angnieszca beberapa waktu lalu (6/3).

Pengembangan 5G di Indonesia sendiri hingga saat ini masih terganjal penyediaan frekuensi serta regulasi pemerintah. Padahal sejumlah operator sudah sempat menggelar menguji teknologi 5G. Namun, hingga saat ini mereka masih harus menunggu gong dibunyikan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Pemerintah masih menunggu frekuensi 700 Mhz yang kini masih digunakan oleh televisi analog. Serta menunggu frekuensi 2,6 GHz dan 3,5 GHz yang masih digunakan satelit. Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) mengatakan pihaknya juga tengah mengupayakan percepatan proses pengakhiran frekuensi-frekuensi itu.

Di sisi lain, Chase mengatakan perkembangan 5G juga akan menurunkan harga smartphone 5G. Chase mengatakan penurunan harga ponsel juga diiringi dengan berbagai aplikasi inovatif yang muncul akibat adanya 5G,

Bagi Chase, kedua hal itu akan mendorong popularitas dan pengembangan 5G. Menangkap peluang itu, Realme akan menghadirkan produk 5G yang mencakup semua rentang harga.

Intinya, Chase mengatakan Realme akan menangkap peluang 5G, mendorong pengembangan 5G di pasar global dan menjadi pihak yang akan mempopulerkan penerapan 5G.

"Tahun ini, Realme akan terus merilis teknologi 5G di pasar lain di seluruh dunia, sehingga semakin banyak konsumen yang dapat mengakses 5G dengan harga yang terjangkau," ujar Chase.

Chase mengungkapkan Realme bekerja sama dengan pemangku kebijakan untuk meluncurkan produk 5G. 

Di Thailand, operator seluler secara aktif terlibat dengan Realme untuk memperkenalkan produk 5G Realme. Hal ini membuat Realme menguasai 43 persen pangsa pasar 5G di Thailand.

"Realme lahir untuk 5G, dan merek tersebut lahir dengan mempertimbangkan peluang 5G, memposisikan dirinya sebagai pemopuler 5G dan menghadirkan pengalaman lompatan maju 5G yang paling tepat waktu ke pasar global." kata Chase.

Chase mengatakan penerapan 5G di global memang tertunda akibat pandemi Covid-19. Namun pandemi ini mendorong masyarakat untuk beralih digital. Chase mengatakan kebutuhan digital ini justru akan mempercepat kebutuhan atas 5G.

"Konsumen semakin membutuhkan jaringan berkecepatan tinggi saat pandemi. Hal ini mempercepat datangnya ledakan 5G," tutur Chase.

(jnp/eks)

[Gambas:Video CNN]