KONSULTASI OTOMOTIF

Penyebab Transmisi Matic Mobil Lemot

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Minggu, 20/09/2020 13:30 WIB
Penggantian oli transmisi matic wajib rutin untuk menghindari kerusakan komponen yang bisa menelan biaya. Transmisi mobil matic yang hanya menyediakan tombol P, R, N, D dan S. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pertanyaan: Apa penyebab transmisi matic mobil suka lemot dan tidak responsif?

Penanya: @rr.irwin

Jawaban:


Transmisi automatic memang ada yang dirancang untuk cukup responsif untuk penggunaan agresif dan ada juga yang dirancang untuk memperoleh kenyamanan dalam berkendara.

Pada mobil-mobil umumnya tersedia tombol eco yang apabila difungsikan terasa perpindahan gigi transmisi matic-nya lebih "lemot". Hal ini wajar sebab untuk mengejar kenyamanan berkendara sekaligus efisien bahan bakar.

Namun apabila kita merasakan bahwa transmisi automatic mobil ada perubahan menjadi lebih lemot dari biasanya, coba perbaiki dahulu dengan cara mengganti oli transmisinya.

Tidak melakukan penggantian oli automatic secara berkala bisa juga membuat transmisi menjadi lemot dan berpotensi terjadinya kerusakan pada komponen lain. Ini karena kotoran yang ada di dalam oli transmisi akan berpengaruh terhadap kinerja transmisi.

Lebih baik mengganti oli secara teratur di setiap 40.000 km daripada terjadi kerusakan transmisi automatic yang mana belum tentu dapat diperbaiki secara tuntas meski sudah menelan biaya.

Provis - Tangerang, Banten (IG Provisautolab)

CNNIndonesia.com mempersilakan Anda menanyakan soal problem kendaraan roda empat dan roda dua, dan akan dijawab oleh praktisi otomotif yang berpengalaman puluhan tahun.

Jawaban akan tayang setiap hari Minggu di rubrik Konsultasi Otomotif. Yuk, tulis pertanyaanmu di kolom komentar media sosial CNNIndonesia.

(mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK