Cara Lolos Jebakan Beli Mobil Bekas Kebanjiran

CNN Indonesia | Sabtu, 26/09/2020 08:30 WIB
Membeli mobil bekas kebanjiran yang tak pernah dirawat adalah kerugian. Ilustrasi mobil menerjang banjir. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia --

Membeli mobil bekas yang ternyata pernah kebanjiran adalah kerugian besar, sebab itu pembeli disarankan selalu memeriksa detail kondisi unit incaran sebelum melakukan transaksi pembelian.

Mobil bekas kebanjiran, terutama yang langsung dijual tanpa pernah mendapatkan perawatan yang layak bisa jadi koreng buat pemilik selanjutnya. Efek buruk mobil pernah kebanjiran bisa terasa cukup lama, jadi ini berpotensi memberatkan pemilik baru karena harus mengeluarkan dana lagi untuk perawatan.

Pembeli diimbau mengerti dan memahami ciri-ciri mobil pernah kebanjiran, agar terhindar dari rayuan gombal penjual yang terkadang tidak menjelaskan kondisi unit sebenarnya.


Kondisi mobil bisa terlihat sangat mulus di eksterior dan interior, jadi pemeriksaan bekas banjir mesti sedikit lebih detail. Berikut tips mengetahui mobil bekas pernah kebanjiran:

Cek Bau Interior

Pengecekan bisa dimulai dengan merasakan bau interior. Air kotor dari banjir bisa menimbulkan bau apek walau sudah terasa kering.

Selain itu cek juga bau lainnya seperti lembab atau lumpur. Jika terendus demikian calon pembeli patut curiga dan mulai menanyakan kondisi mobil ke penjual.

Perlu diperhatikan juga jangan terkecoh kabin yang wangi tidak wajar, ini perlu dicurigai upaya menyamarkan bau.

Sisa Noda

Banjir biasanya menyisakan noda yang bandel pada mobil, ini bisa diperhatikan melalui kerak atau lumut pada interior. Bekas tinggi rendaman air yang kotor juga bisa meninggalkan bekas meski sudah dibersihkan sebelumnya, misalnya pada bagian rangka jok yang terbuat dari besi.

Jika terlihat ada bekas karat pada bagian itu, kemungkinan interior mobil tersebut pernah tergenang banjir.

Jangan Tergoda Harga Murah

Ciri khas paling menonjol pada mobil bekas pernah kebanjiran yakni memiliki cukup banyak karat pada bagian rem di area cakram atau komponen besi lainnya. Calon pembeli juga mesti memeriksa kelistrikan secara keseluruhan dan menjajal berbagai fitur elektronik untuk memastikan tidak bermasalah.

Kemudian periksa sela-sela karet mobil. Coba buka sedikit karet-karet yang memungkinkan mengecek bekas air, jika ada bercak putih yang nyaris merata, itu kemungkinan besar bekas air dan mobil tersebut pernah terendam banjir.

Kita juga perlu menggali identitas resmi dan riwayat mobil itu. Anda dapat menggali informasi dari STNK pemilik dengan melihat alamat pemilik sebelumnya, dengan begitu kita akan tahu daerah tempat tinggal sang pemilik apakah termasuk salah satu lokasi rawan banjir atau bukan.

Terakhir, jangan tergoda harga murah. Umumnya mobil bekas terendam banjir bakal dijual lebih murah dari harga normal di pasaran.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]