Ahli Temukan Planet Melayang Bebas Tanpa Bintang di Angkasa

CNN Indonesia | Kamis, 08/10/2020 05:26 WIB
Gabungan ilmuwan menemukan 'rogue planets' atau planet jahat yang mengambang bebas tanpa bintang di angkasa. Ilustrasi planet. (Screenshot via web Nasa.Gov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gabungan ilmuwan menemukan 'rogue planets' atau planet jahat yang mengambang bebas tanpa bintang di angkasa.

Mereka meyakini bahwa dulunya planet ini terlihat normal tetapi perlahan meninggalkan planet mereka setelah bertabrakan dengan benda lain, yang membuat mereka terbang ke luar angkasa seperti bola biliard.

Menurut profesor astronomi dari Ohio State University, Scott Gaudi, rogue planet terbentuk saat gas awan dan debu meledak membentuk planet bukan bintang.


"Alam semesta mungkin penuh dengan planet-planet jahat (rogue planets) dan kita bahkan tidak akan menyadarinya," kata Gaudi dikutip Futurism.

Planet-planet tersebut ditemukan oleh dua tim, satu tim bekerja dengan OGLE (Optical Gravitational Lensing Experiment) dan KMTN (Korean Microlensing Telescope Network).

Seperti dilansir BGR, planet ditemukan dengan bantuan teknik yang disebut pelensaan gravitasi.

Gravitasi bekerja pada segala hal termasuk cahaya dan para ilmuwan menggunakan sumber cahaya yang jauh dan beberapa objek di antaranya dan Bumi sebagai semacam kaca pembesar yang tak terlihat.

Gravitasi sendiri dapat membelokkan cahaya di sekitar planet, yang memungkinkan kita untuk melihat cahaya itu meskipun ada sesuatu di antaranya yang menghalangi garis pandang.

Dalam kasus ini, rogue planet misterius relatif kecil dengan massa yang kemungkinan lebih kecil dari Bumi dan dianggap sebagai peristiwa pelensaan mikro. Pelensaan mikro mengacu pada fakta bahwa objek sekecil itu hanya memerlukan sedikit waktu untuk mengamatinya karena menghasilkan efek pelensaan gravitasi.

Artinya, efek pelensaan gravitasi bertindak sebagai menentukan detail spesifik tentang planet termasuk jaraknya dari Bumi. Para ilmuwan menyatakan melihat rogue planet mengambang lebih dari 40 menit.

Namun, mereka tidak mengetahui secara pasti apakah planet-planet tersebut seukuran Bumi atau lebih kecil karena terkadang dapat terlempar dari sistem planet mereka di awal perkembangannya.

Pada usia awal sistem tersebut, planet dapat berinteraksi satu sama lain, menarik, dan mendorong satu sama lain lalu mengirimnya ke bintang induk yang pada akhirnya menghasilkan planet yang tidak dapat bertahan dan melayang ke luar angkasa dengan bebas.

Menurut mereka, kemungkinan ada triliunan rogue planet yang mengambang bebas di galaksi dan tanpa bintang yang mengorbit dan kemungkinan besar planet tersebut sangat dingin.

"Sinar microlensing dari rogue planet hanya berlangsung antara beberapa jam dan hari kemudian hilang selamanya," imbuh asisten profesor fisika dan astronomi dari Louisiana State University, Matthew Penny.

"Ini membuat mereka sulit diamati dari Bumi, bahkan dengan banyak teleskop," tambahnya.

(din/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK