Aplikasi Lokal Bantu Pelajar Pecahkan Soal Matematika

CNN Indonesia | Selasa, 13/10/2020 21:43 WIB
Aplikasi lokal CoLearn punya fitur untuk bantu pelajar untuk memecahkan soal matematika. Aplikasi lokal bantu pelajar pecahkan soal matematika (CoLearn).
Jakarta, CNN Indonesia --

Startup edukasi lokal asal Indonesia, CoLearn, meluncurkan aplikasi yang punya fitur 'Tanya' untuk membantu pelajar menyelesaikan soal Matematika. Fitur ini bisa digunakan dengan cara mengambil dan mengunggah foto soal matematika ke dalam platform.

Dalam hitungan detik, CoLearn akan memberikan video penjelasan tentang cara menjawab dan menyelesaikan soal tersebut, secara jelas dan mudah dimengerti.

Fitur Tanya dapat diakses secara gratis melalui aplikasi CoLearn dan juga WhatsApp oleh semua siswa-siswi SMA-SMP di Indonesia.


CoLearn mengatakan hingga saat ini, mata pelajaran matematika masih menjadi sebuah 'momok' bagi para pelajar. Matematika identik dengan rumus dan soal-soal yang membutuhkan penyelesaian rumit, sehingga banyak pelajar yang kurang menyukainya.

Padahal, matematika merupakan salah satu pelajaran inti yang paling dibutuhkan untuk mendukung STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika).

"Pandemi Covid-19 telah membuktikan betapa pentingnya menguasai teknologi yang akan menjadi elemen utama dalam semua kegiatan di masa depan. Karena itu, penguasaan terhadap mata pelajaran sains seperti matematika sangat penting untuk menjadi fondasi bagi kemajuan teknologi yang lebih pesat," kata CEO CoLearn, Abhay Saboo.

CoLearn berasumsi  fitur Tanya juga diharapkan dapat meringankan beban para guru sekolah yang kini memiliki kesibukan ketika mengurus pembelajaran jarah jauh selama pandemi berlangsung.

"Saya merasa bisa belajar lebih baik dengan format penjelasan video yang ada di fitur "Tanya" karena penjelasan dari guru terkadang belum memadai," kata Dian Aminarti, seorang pelajar kelas 11 jurusan IPA

Mampu Jawab Satu Pertanyaan Setiap Detik

Hanya dalam waktu 45 hari sejak diluncurkan, CoLearn mampu menjawab lebih dari 1 pertanyaan setiap detiknya. Jumlah tersebut setara dengan lebih dari 3 juta pertanyaan setiap bulan.

Selain itu, CoLearn juga menghadirkan sesi Live Class untuk mendampingi pelajar Indonesia yang membutuhkan bimbingan belajar online. Saat ini, fitur Live Class dapat diakses secara gratis hingga akhir semester. 

Para pengajar di CoLearn juga telah diseleksi secara ketat. Mereka memiliki kemampuan dan sederet prestasi dengan usia yang relatif muda, sehingga dapat menjadi panutan baik bagi para siswa. Selain itu, terdapat Guru Siaga yang siap membantu murid ketika mereka memiliki pertanyaan di tengah sesi.

"Kami melihat selama kegiatan belajar mengajar online berlangsung, banyak pelajar yang merasa bosan karena interaksinya hanya satu arah, dan bahkan ada guru yang hanya memberikan tugas begitu saja tanpa penjelasan yang substansial," ujar COO CoLearn Marc Irawan.

Selain di aplikasi, fitur Tanya juga tersedia di WhatsApp (085759759759). Cara kerja fitur ini sama dengan di aplikasi, pelajar haru mengambil dan mengirim foto soal matematika soal ke nomor tersebut. Namun, jumlah pertanyaan yang bisa ditanya di WhatsApp terbatas setiap harinya,  berbeda dari aplikasi yang tidak dibatasi jumlah pertanyaannya.

Startup CoLearn didirikan oleh tiga orang veteran praktisi dalam dunia pendidikan, yaitu Abhay Saboo (CEO), Marc Irawan (COO), dan Sandeep Devaram (CPO).

Abhay merupakan lulusan MBA dari Harvard University, Marc merupakan pendiri startup coding Bright Future Labs di Indonesia, sementara Sandeep adalah salah satu personil awal BYJU's, salah satu startup edukasi terbesar di dunia. Aplikasi CoLearn dapat diunduh secara gratis melalui Play Store dan App Store.

(jnp/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK