Wai Klaim Video Senam Ampun Bang Jago di Myanmar Bukan Hoax

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Selasa, 02/02/2021 13:02 WIB
Khing Hnin Wai sedang aerobik di depan jalan menuju gedung pemerintahan Myanmar. Senam aerobik. (Foto: Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang perempuan mendadak viral di tengah aksi militer mengambil alih pemerintahan sipil di Myanmar. Perempuan itu tidak sengaja merekam momen pertama militer menyambangi gedung pemerintahan yang ada di Ibu Kota Naypyidaw, Myanmar, saat sedang senam aerobik.

Dalam rekaman video berdurasi 1,4 menit yang telah beredar luas tampak seorang wanita yang belakangan diketahui bernama Khing Hnin Wai sedang aerobik di depan jalan menuju gedung pemerintahan Myanmar.

Dia tampak terus menari saat rombongan mobil berwarna hitam melaju ke pos pemeriksaan keamanan di jalan menuju kompleks Majelis Persatuan.


Wai tampak tidak mengetahui apa yang terjadi di belakangnya. Dia terus menari diiringi lagu 'Ampun Bang Jago' yang populer di Indonesia. Wei sempat melirik sebentar ketika rombongan mobil itu melintas sebelum kemudian melanjutkan lagi gerakan aerobiknya.

Melansir The Guardian, Wai mengakui bahwa perempuan viral karena menari saat rombongan militer melakukan kudeta adalah dirinya. Untuk semakin meyakinkan, dia mengunggah ulang beberapa video di lokasi yang sama.

Win diketahui telah menari aerobik di area tersebut selama beberapa bulan terakhir.

Dalam laman Facebook pribadinya, Win mengaku sebagai guru pendidikan jasmani. Dia juga pernah menempuh pendidikan di Universitas Meiktila.

Win sendiri mengunggah lebih dari lima video saat dirinya sedang aerobik di depan jalan menuju gedung tempat militer menangkap Aung San Suu Kyi. Namun, video ketika dirinya merekam momen pertama kudeta menjadi yang paling populer.

Puluhan ribu memberi senyum terhadap video itu dan ribuan orang berkomentar.

Dalam aksi kudeta, militer Myanmar menahan Aung San Suu Kyi dan tokoh-tokoh senior partai berkuasa sebelum mengumumkan keadaan darurat dan mengambil alih kekuasaan. Mereka juga memutus layanan telepon dan seluler di ibu kota dan Yangon.

(jps/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK