Rekam Jejak Jeff Bezos Mengasuh Amazon 27 Tahun

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Rabu, 03/02/2021 12:17 WIB
Jeff Bezos resmi mengumumkan pengunduran diri sebagai CEO Amazon, perusahaan yang telah Ia besarkan selama 27 tahun. Jeff Bezos mengumumkan pengunduran diri sebagai CEO Amazon. (Foto: AP/John Locher)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jeff Bezos merupakan pengusaha dan pendiri perusahaan bidang teknologi, Amazon. Bisnisnya yang terbilang sukses telah membuatnya menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Ia resmi mengumumkan pengunduran diri sebagai CEO Amazon, perusahaan yang telah Ia besarkan selama 27 tahun.

Dikutip biography Rabu (3/2), Jeff lahir di Mexico pada 1964 dan memiliki kecintaan pada komputer yang membuatnya mengambil jurusan komputer dan teknik listrik di Universitas Princeton, Amerika Serikat. Ia lulus pada 1986 dengan predikat summa cum laude.


Ia juga pernah bekerja sebagai pialang saham Wall Street pada 1990 serta pernah menjadi wakil presiden senior termuda di perusahaan investasi D.E. Shaw.

Pada 16 Juli 1995, Bezos membuka Amazon.com yang diambil dari nama sungai Amerika Selatan. Ia meminta kepada 300 orang temannya untuk menguji beta situsnya. Proyek ini Ia kembangkan di garasi rumahnya, dibantu beberapa rekan kerja.

Singkat cerita, proyek Amazon.com berhasil. Tanpa promosi besaran-besar, Amazone.com mampu menjual buku di seluruh Amerika Serikat dan di 45 negara asing dalam waktu 30 hari.

Dalam dua bulan, penjualannya mencapai US$20 ribu (Rp 280 juta) dan tumbuh lebih cepat dari yang Bezos dan timnya bayangkan.

Pada 1997, Ia resmi meluncurkan Amazon.com secara publik dan banyak analis pasar yang mempertanyakan, apakah perusahaan ini dapat mempertahankan penjualan dengan pengecer konvensional.

Dua tahun kemudian, perusahaan ini tidak hanya mengimbangi penjualan buku di pengecer tradisional, bahkan Amazon dapat melampauinya.

Banyaknya pengembang web yang bangkrut pada awal 1990, justru hal berbeda terjadi pada Amazon. Perusahaan itu berkembang dengan penjualan tahunan yang melonjak dari US$510.000 pada 1995, menjadi lebih dari US$17 miliar pada 2011.

Bezos terus mendiversifikasi penjualan lain di Amazon, dengan menjual kepingan CD dan video pada 1998. Disusul dengan menjual barang elektronik, mainan dan pakaian.

Di 2006, Amazon meluncurkan layanan video-on-demand. Awalnya dikenal dengan nama Amazon Unbox di Tivo, akhirnya nama itu diganti menjadi Amazon Instant Video.

Bezos merambah ke pasar dunia tablet dengan meluncurkan Kindle Fire pada 2011 lalu. Ia mengatakan, tablet buatannya memiliki beberapa keunggulan, salah satunya dengan kualitas video HD.

Pada awal Desember 2013, Bezos mengundang banyak pemberitaan di media karena ia meluncurkan Drone untuk melakukan pengiriman kepada pelanggan. Layanan ini dinamakan 'Amazone Prime Air'.

Ia mengatakan, drone ini dapat membawa barang-barang berat dengan beban hingga 2.2 kilogram dan mampu melakukan perjalanan hingga 16 kilometer dari pusat pendistribusian barang.

Bezos menayangkan perdana beberapa program orisinal dengan peluncuran Amazon Studios pada 2013. Perusahaan ini sukses besar pada 2014 dengan penayangan Transparent dan Mozart in the Jungle yang akhirnya mendapat banjir pujian.

Amazon juga memproduksi dan merilis film asli pertamanya pada tahun 2015, dengan judul Spike Lee's Chi-Raq.

Pada awal 2018, The Seattle Times melaporkan bahwa Amazon telah berkonsolidasi dengan bagian ritel konsumennya untuk fokus pada bisnis unit yang dinilai berkembang, seperti hiburan digital dan asisten virtual Amazon Alexa.

Pada akhir 2018, Amazon mengumumkan menaikkan upah minimum untuk pekerjanya menjadi $15 per jam. Namun perusahaan itu masih dikritik karena kondisi kerja yang melelahkan pekerja, dan mencuat dalam protes Prime Day pada Juli 2019 lalu.

(can/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK