Lubang Tol Cikampek, Jasa Marga Ganti Rugi Ban Mobil Rusak

CNN Indonesia | Senin, 08/02/2021 19:45 WIB
Jasa Marga menyebut lakukan ganti rugi terhadap pengendara yang alami pecah ban dan pelek akibat jalan lubang di tol Jakarta-Cikampek. Ilustrasi. Jasa Marga sebut akan mengganti sejumlah mobil yang pecah ban akibat jalan berlubang di ruas tol Jakarta-Cikampek (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengelola tol Jasa Marga mengaku melakukan ganti rugi atas kerusakan ban dan pelek mobil pengguna yang disebabkan jalan berlubang di jalan tol Jakarta-Cikampek.

Hal ini menyikapi insiden pecah ban dan pelek beberapa pengendara yang melintas di jalan tol Jakarta-Cikampek Km 39 arah Jakarta.

"Untuk beberapa kendaraan yang mengalami bocor ban akibat lubang kemarin, saat ini tengah kami proses klaim ganti ruginya, sesuai ketentuan yang berlaku di perusahaan," kata General Manager Representative Office 1 Jasa Marga Trans Jawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati melalui keterangan tertulis, Senin (8/2).


Insiden ban pecah usai melibas lubang di jalan tol Cikampek sebelumnya ramai dibicarakan di salah satu akun grup media sosial Facebook.

Dalam video berdurasi singkat yang diposting menampilkan pengguna jalan mengeluhkan ban dan pelek mobilnya pecah karena menghantam jalan berlubang yang dilalui. Perekam video juga menyebut mobil yang menjadi korban ada sekitar 20 unit mobil.

Miko juga membenarkan informasi yang beredar terkait hal tersebut. Atas kejadian itu ia juga meminta maaf kepada pengguna.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna jalan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan," kata Miko.

Ia mengatakan lubang di lokasi itu telah diperbaiki dan selesai sejak pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

Sebelumnya, pengamat keselamatan mengemudi dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana memberikan tips aman mengemudi ketika pecah ban di jalan tol.

Bila tiba-tiba ban pecah usai menghantam lubang kemudian merusak pengendalian, menurutnya pengemudi sebaiknya tidak merespons dengan menginjak satu pedal kopling, rem, atau gas.

Menurut Sony ketika ban mendadak kehilangan tekanan udara akan ada efek yang menyebabkan kemudi tidak stabil.

Untuk itu pengemudi disarankan tetap tenang, memegang kemudi dengan kuat sembari berusaha menjaga tetap berada di jalurnya. Dalam situasi itu pengemudi diminta untuk melihat sekitar mobil dan menepi ke bahu jalan.

(ryh/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK