Pabrikan Otomotif Raih Berkah Ekspor Mobil CBU Saat Pandemi

CNN Indonesia | Kamis, 25/02/2021 15:18 WIB
Suzuki Indomobil Motor mengklaim mengalami kenaikan ekspor 7 persen pada Januari 2021 dibanding Desember 2020, padahal total ekspor Indonesia turun 19,8 persen. Mobil ekspor CBU Suzuki Ertiga. (Suzuki Indomobil Sales)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ekspor mobil completely built up (CBU) buatan Indonesia tercatat mengalami penurunan pada Januari 2021, kendati begitu sejumlah merek menyatakan kenaikan.

Salah satu yang mengklaim mengalami peningkatan adalah Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang menjelaskan ekspor CBU naik 7 persen dibanding Desember 2020.

"Januari 2021 menjadi harapan positif bagi kami karena ekspor kami tumbuh positif jika dibandingkan Desember 2020 lalu. Peningkatan ekspor Suzuki ini didominasi Carry Pick Up," kata Apriyanto, Assistant to Production Planning Control Dept. Head SIM dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis (25/2).


Ekspor Carry disebut menyumbang 35,4 persen dari total ekspor CBU Suzuki, sementara XL7 sebanyak 18,4 persen. Di samping itu ekspor dalam bentuk terurai completely knock down (CKD) Karimun Wagon R juga memberikan kontribusi sebesar 21 persen.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ekspor Suzuki pada Januari 2021 berjumlah 2.474 unit, sementara Desember 2020 sebanyak 2.144 unit.

Penjelasan Aprianto sejauh ini Suzuki telah memasarkan mobil, dalam bentuk CBU maupun CKD, ke 51 negara yang tersebar di Asia, Amerika Selatan, Timur Tengah, Oseania, hingga Afrika.

Kata dia jumlah tujuan negara ekspor akan terus ditingkatkan seiring membaiknya kondisi perekonomian di berbagai negara.

Selain Suzuki, berkah ekspor juga dirasakan merek China, Sokonindo Automobile (DFSK). DFSK menyebut pada 2020 mengalami kenaikan ekspor hingga 228 persen dari 479 unit pada 2019 menjadi 1.094 unit.

Model yang diproduksi di pabrik DFSK di Cikande terdiri dari DFSK Glory i-AUTO, DFSK Glory 580, DFSK Glory 560, DFSK Super Cab, dan DFSK Gelora. Kendaraan-ini yang telah dikirim ke lebih dari 10 negara, seperti Srilanka, Brunei Darussalam, Maroko, dan lainnya.

"Hasil yang diraih di tahun ini akan mendorong kami untuk terus menghadirkan kendaraan-kendaraan yang berkualitas untuk pasar ekspor dan di dalam negeri," kata PR & Media Manager Sokonindo Automobile Achmad Rofiqi.

Berdasarkan data Gaikindo Januari 2021, ekspor mobil paling banyak merupakan buatan Daihatsu yang sebagian besar merek Toyota, yakni sebanyak 7.525 unit. Kemudian produksi Toyota 4.704 unit dan Mitsubishi Motors 4.602 unit.

Namun begitu, secara akumulasi ekspor mobil CBU pada Januari 2021 hanya 20.454 unit, angka tersebut turun 19,8 persen dibanding pencapaian Desember 2020.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK