Tutup Bisnis Smartphone, LG Angkat Bicara Nasib Konsumen RI

CNN Indonesia | Selasa, 06/04/2021 14:59 WIB
Raksasa elektronik Korea Selatan, LG mengumumkan menutup bisnis smartphone. Ilustras smartphone LG. (CNN Indonesia/Agnes Savithri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Raksasa elektronik Korea Selatan, LG mengumumkan menutup bisnis smartphone mereka. Kebijakan itu dibuat lantaran anak usaha perusahaan yang bergerak di bidang smartphone terus merugi.

Head Of Marketing Communications LG Electronic Indonesia, Jae Hyoung Lee alias Jamie enggan secara tegas menjelaskan nasib konsumen smartphone LG di Indonesia. Dia hanya menyampaikan bahwa pelayanan kepada konsumen akan berjalan seperti biasa.

"Setahu saya pelayanan kepada konsumen (servis dan sparepart) masih tetap seperti biasa," ujar Jamie kepada CNNIndonesia.com, Selasa (6/4).


Jamie juga enggan menjawab strategi bisnis LG di Indonesia, pasca lini bisnis LG di sektor smartphone berhenti beroperasi.

Divisi smartphone LG dilaporkan telah mencatat kerugian total sekitar US$4,5 miliar atau sekitar Rp65,3 triliun (kurs Rp14.524,75) selama hampir enam tahun.

Dengan menutup bisnis smartphone, LG mengklaim bisa lebih fokus berkembang pada area yang punya potensi tumbuh di masa depan, seperti komponen kendaraan listrik hingga rumah pintar.

LG menyatakan ponsel yang saat ini ada di pasaran tetap akan dijual, tidak ditarik akibat penutupan.

Langkah LG menutup lini bisnis smartphone sudah menjadi rumor dalam beberapa bulan belakangan. Informasi resmi perihal penutupan baru-bari ini menjadikan LG sebagai perusahaan besar pertama yang benar-benar menutup bisnis smartphone mereka dari pasar.

Selain LG, sudah ada beberapa vendor ponsel yang menyerah. Namun mereka memilih mengalihkan divisi smartphone mereka kepada pihak ketiga. Misal, Nokia yang menyerahkan bisnis mereka ke HMD, Blackberry ke TCL, dan tahun ini diserahkan lagi ke OnwardMobility.

Tak ketinggalan Motorola yang sempat berpindah tangan ke Lenovo. Mengutip Reuters, LG juga sempat dan pernah menjadi produsen smartphone terbesar ketiga di dunia di tahun 2013 setelah Samsung dan Apple.

Namun, pasar LG terus menyusut lantaran ponsel keluarannya tak setangguh kompetitor China.

Dalam gelaran CES 2021, LG sempat memamerkan ponsel gulung yang sudah digaungkan sejak bertahun-tahun yang lalu. Saat itu LG menyebut perangkat ini akan meluncur tahun ini.

(jps/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK