EDUKASI & FITUR

Pengertian Istilah kWh pada Kendaraan Listrik

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 21:10 WIB
KWh adalah salah satu istilah yang mesti dipahami mengingat era kendaraan listrik telah datang. Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). (ANTARA/RENO ESNIR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kendaraan listrik yang bakal semakin populer di Indonesia datang bersama berbagai istilah baru yang mungkin masih asing di telinga. Salah satu istilah yang penting buat dipahami adalah kWh.

KWh adalah satuan yang menunjukan energi dari paket baterai pada mobil atau sepeda motor listrik.

Jika diartikan kWh singkatan dari sejumlah unsur yang digabung. Mulai dari 'k' yang berarti kilo, kemudian W berarti watt, lalu H adalah hour atau jam. Secara keseluruhan, kWh berarti kilowatt-hour.


KWh merupakan jumlah energi yang digunakan peralatan 1.000 watt dalam satu jam.

Lantas mengapa kWh dan Wh digunakan untuk kendaraan listrik? Menurut buycar.co.uk, jawabannya sederhana, lantaran kWh merupakan ukuran standar yang digunakan untuk konsumsi energi.

Sebagai contoh, katakan baterai memiliki nilai 10 kWh. Jika kendaraan listrik memiliki motor 5 kW yang menggerakkan roda, maka dapat dikemudikan selama dua jam.

Apabila kendaraan listrik dengan baterai 10 kWh terdapat motor 5 kW kemudian ada pula sound system 3 kW dan AC 2 kW, maka waktu mengemudi yang bisa didapat hanya satu jam.

Ah

Mirip dengan kWh, ada lagi istilah Ah atau ampere hour (ampere-jam). Angka Ah memberi tahu Anda berapa banyak arus yang dapat disuplai baterai untuk periode waktu tertentu.

Misalnya paket baterai dengan daya 2 Ah selama satu jam akan mampu memasok listrik senilai 2 ampere selama satu jam.

Penting untuk dicatat di sini bahwa kerangka waktu sangat penting karena dapat berdampak besar pada kinerja kendaraan listrik. Artinya, mengatakan baterai berkapasitas 10 Ah tidak berguna kecuali Anda tahu untuk berapa lama hal ini berlaku.

Istilah ini memang tak jauh berbeda ketimbang kendaraan konvensional yang mengacu pada satuan liter pada tangki bahan bakar. Intinya juga sama yakni mengukur ketahanan baterai dan seberapa lama dapat bertahan selama pemakaian.

Hal itu juga yang berlaku pada mobil konvensional saat kemampuan keiritan suatu mesin diukur. Mudahnya satu liter bensin pada tangki dapat membuat mobil melaju seberapa jauh. Tapi hal itu juga tergantung dari cara pemakaian kendaraan.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK