Waktu Ganti Oli Motor yang Tepat

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 23/04/2021 07:10 WIB
Rutin mengganti oli tidak hanya membuat umur mesin lebih panjang, tapi juga membuat kinerja mesin lebih optimal. Lantas kapan waktu ganti oli motor yang tepat? Rutin mengganti oli tidak hanya membuat umur mesin lebih panjang, tapi juga membuat kinerja mesin lebih optimal. Lantas kapan waktu ganti oli motor yang tepat? (Foto: Istockphoto/niknikon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mengganti oli merupakan salah satu bentuk perawatan kendaraan bermotor. Penggantian oli motor yang rutin tidak hanya membuat umur mesin lebih panjang, tapi juga membuat kinerja mesin lebih optimal.

Merujuk buku manual pabrik, waktu ganti oli motor yang tepat dianjurkan setiap 2.000 hingga 3.000 km. Waktu ini bisa berbeda pada setiap pengendara bergantung pada kebutuhan jarak tempuh.

Sementara jika melakukan servis penggantian oli mesin pada bengkel resmi Anda akan dirujuk 30 hari kemudian untuk mengganti oli. Namun pada kenyataannya hal ini berbeda.


Mengganti oli tak hanya soal jarak tempuh, kondisi jalanan dan cara berkendara turut berperan penting akan cepatnya waktu pergantian oli.

Kondisi jalanan macet dan membawa motor dengan kecepatan tinggi atau terlalu sering menggeber motor bisa menyebabkan oli semakin cepat encer.

Oli yang encer membuat tarikan mesin menjadi kurang maksimal. Motor umumnya akan terasa berat saat oli semakin mencair.

Selain tarikan oli yang encer juga membuat mesin bekerja lebih berat dan menyebabkan kerak sehingga memperpendek umur pakai suku cadang.

Oli juga berperan dalam menghantar panas ke seluruh mesin, semakin cair oli motor Anda semakin cepat panas dan menghasilkan cepat kerak.

Motor oil, car engine close upWaktu ganti oli motor yang tepat berbeda pada setiap pengendara, yakni setiap 2.000 hingga 3.000 km (Foto: Istockphoto/Ensup)

Cara mengetahui kapan waktu ganti oli motor yang tepat, tidak terlalu sulit. Anda dapat memastikannya dengan ciri-ciri atau tanda harus ganti oli berikut:

  1. Saat mengecek oli, warna oli hitam pekat dan bertekstur cair atau encer.
  2. Saat tarikan motor terasa berat.
  3. Saat kilometer melebihi 3.000 km.
  4. Suhu mesin lebih panas meski air radiator terjaga.
  5. Takaran oli berkurang drastis.

Takaran oli mesin untuk motor bebek dan matik dengan kapasitas 150 cc biasanya hampir mencapai 1 liter (+/- 800 ml) dan untuk motor sport dengan kapasitas di atas 150cc mencapai 1 liter.

Sementara untuk penggantian oli gardan masa gantinya dua kali lebih lama dari oli mesin.

Waktu ganti oli motor yang tepat juga berlaku bagi motor yang tidak dipakai atau hanya didiamkan pada garasi rumah.

Alasannya, setelah oli masuk ke dalam mesin dan mesin dihidupkan oli akan bercampur dengan komponen mesin.

Pergantian oli mesin pada motor yang jarang digunakan sebaiknya dua bulan sekali. Motor yang jarang digunakan juga tetap harus dipanaskan agar tidak mengalami mogok mesin.

Hidupkan motor dengan cara kick starter untuk mengurangi beban dinamo starter. Panaskan mesin kurang lebih 20 menit.

(imb/fef)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK