Gojek Gelar Vaksinasi Terbesar Khusus untuk Mitra Driver

Gojek, CNN Indonesia | Kamis, 29/04/2021 20:37 WIB
Gojek bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Halodoc mengadakan kegiatan vaksinasi terbesar dengan menyasar puluhan ribu mitra driver di Jakarta. Gojek bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Halodoc mengadakan kegiatan vaksinasi terbesar dengan menyasar puluhan ribu mitra driver di Jakarta. (Arsip Gojek).
Jakarta, CNN Indonesia --

Gojek bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Halodoc mengadakan kegiatan vaksinasi terbesar dengan menyasar puluhan ribu mitra driver di Jakarta. Vaksinasi yang digelar di Kemayoran, Jakarta Pusat dan WestOne City Cengkareng, Jakarta Barat ini akan melayani sampai 1.500 dosis vaksin setiap hari.

Inisiatif ini sekaligus menjadi pemenuhan komitmen menghadirkan standar layanan paling aman dalam industri. Tak hanya sampai di situ, Gojek juga terus berinovasi dengan menyiapkan teknologi yang dapat menginformasikan status vaksinasi mitra driver kepada pelanggan.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan, pihaknya selalu memprioritaskan keamanan pelayanan. Untuk itu, Gojek secara aktif terlibat dalam program percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Kevin berharap, melalui kegiatan vaksinasi tersebut mitra driver tak hanya dapat melindungi diri sendiri, namun juga keluarga dan para pengguna layanan Gojek.


"Hari ini merupakan momen yang penting karena puluhan ribu mitra driver Gojek mulai bisa mendapatkan vaksinasi, berkat kerjasama serta dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Halodoc. Mitra driver Gojek adalah urat nadi logistik nasional yang menjadi penyedia layanan transportasi serta pengiriman barang dan makanan sehari-hari bagi masyarakat," kata Kevin.

Selain Jakarta, vaksinasi terhadap mitra driver juga dijalankan Gojek di belasan kota lain, antara lain Solo, Surabaya, Medan, Lampung, Bali, sampai Batam dan Belitung.
Kevin mengungkapkan, vaksinasi terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk Halodoc serta otoritas pemerintah setempat.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan pemerintah yang telah mengikutsertakan mitra driver kami sebagai salah satu kelompok yang menerima vaksinasi di awal. Amanah ini kami jawab dengan memberikan pelayanan terbaik untuk memudahkan masyarakat saling bertransaksi satu sama lain memenuhi kebutuhannya dengan aman. Sehingga, keberadaan Gojek dan mitra-mitranya secara jangka panjang dapat turut berkontribusi kepada aktivitas pemulihan ekonomi pascapandemi," jelas Kevin.

Mitra Driver Berperan Gerakkan Perekonomian

Gubernur DKI Jakarta menyampaikan selamat kepada mitra driver Gojek yang akan menjalani vaksinasi. Ia menyatakan bahwa mitra driver memegang peran penting dalam upaya menggerakkan perekonomian.

"Selama masa pandemi, mitra Gojek menjadi para pahlawan yang menyambungkan layanan berbagai aspek, khususnya logistik yang sangat mendasar bagi warga Jakarta. Sehingga tetap berada di rumah, tapi tetap bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang punya dampak perekonomian," kata Anies dalam sambutan secara virtual.

Anies kemudian mengingatkan agar mitra driver tetap menjalankan protokol kesehatan meskipun sudah menerima vaksinasi.

"Walaupun sudah divaksin, tetap jaga protokol kesehatan. Tetap pakai masker, tetap jaga jarak, tetap cuci tangan secara rutin," ujar Anies.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani juga turut mengapresiasi inisiatif Gojek ini. Menurutnya, vaksinasi penting bagi mitra driver Gojek yang menjadi salah satu garda terdepan pelayanan masyarakat.

"Kita punya target khusus untuk memberikan vaksinasi kepada masyarakat secara masif, salah satunya dengan kolaborasi bersama Gojek dan Halodoc. Kami di Kementerian Perhubungan mendukung, mengapresiasi yang dilakukan Gojek, Halodoc, RS Hermina, dan PPK Kemayoran. [Dengan vaksinasi ini], kita sama-sama menuju ke Indonesia sehat, [sehingga] kita akan sampai pada satu titik di mana perekonomian kita bisa lebih baik dari sekarang," katanya.

CEO dan co-founder Halodoc Jonathan Sudharta menyebut sejak diresmikan secara resmi pada Maret lalu, pos pelayanan vaksinasi dari Gojek dan Halodoc telah memfasilitasi proses vaksinasi yang aman, tertib, dan nyaman. Rata-rata waktu pelayanan membutuhkan waktu 1 jam saja, mulai kedatangan hingga selesai vaksinasi. Penerima vaksin pun tak perlu turun dri kendaraan.

Ia berharap, kolaborasi solid antara Halodoc, Gojek, dan pemerintah ini dapat mempermudah akses vaksinasi terhadap lebih banyak kelompok masyarakat.

"Sebagai mitra resmi pertama Kemenkes RI dalam program vaksinasi massal, Halodoc sangat bangga dapat terus berkontribusi positif dalam upaya pengentasan COVID-19 di Indonesia, salah satunya dengan menyediakan fasilitas vaksinasi secara drive thru. Hingga kini, seluruh pos pelayanan kami telah memfasilitasi hampir 90 ribu vaksinasi," papar Jonathan.

Untuk mengantisipasi peluang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Hermina selaku fasilitas kesehatan penanggung jawab akan hadir di kedua lokasi pos pelayanan vaksinasi Gojek. Usai divaksin, mitra driver dapat memanfaatkan fitur GoMed untuk berkonsultasi atau mengakses layanan kesehatan lain di aplikasi Gojek yang terintegrasi dengan aplikasi Halodoc.

Dukungan Gojek terhadap percepatan vaksinasi nasional juga dilakukan melalui LOKET, perusahaan teknologi manajemen event yang menjadi bagian Gojek Group. Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, LOKET mendukung pengaturan kedatangan peserta vaksinasi melalui registrasi dan penjadwalan secara daring di lebih dari 250 program vaksinasi di berbagai kota di Indonesia hingga April 2021, dengan jangkauan lebih dari 150 ribu peserta vaksinasi.

Mitra strategis Gojek, yakni Telkomsel, turut mendukung melalui berbagai benefit bagi mitra driver. Diharapkan hal ini akan meningkatkan antusiasme mitra driver untuk serta dalam program vaksinasi.

(osc)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK