Menguak Penyebab Kenapa Internet Lemot

eks, CNN Indonesia | Kamis, 13/05/2021 12:13 WIB
Berikut sejumlah faktor yang menjadi penyebab kenapa internet lemot. Ilustrasi. Sejumlah faktor yang menjadi penyebab kenapa internet lemot. (AFP/GENYA SAVILOV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pengguna mungkin kerap bertanya kenapa internet mereka lambat? Ternyata ada berbagai faktor yang mengakibatkan gangguan internet lemot.

Secara umum, ada tiga faktor utama yang mempengaruhi kualitas experience menggunakan layanan data, yakni faktor dari operator, faktor dari pihak ketiga, dan faktor dari pengguna.

Faktor dari Operator

Untuk menguji kualitas jaringan operator, pengguna bisa mengukur kecepatan akses layanan data melalui beberapa aplikasi, seperti Speed Test atau Open Signal.


Tapi, jika ternyata hasil uji kecepatan internet yang yang diuji sudah bagus tapi internet tetap lemot, ada faktor lain yang bisa berpengaruh mengutip situs resmi Telkomsel.

Faktor Pihak Ketiga

Bisa jadi masalahnya ada di layanan pihak ketiga. Misal dari layanan aplikasi atau situs yang sedang kamu gunakan.

Sebuah aplikasi umumnya berjalan dengan menggunakan server. Nah, kalau tiba-tiba kamu merasa kecepatan internet kamu melambat saat menggunakan aplikasi tertentu, penyebabnya bisa jadi dari server aplikasi yang sedang penuh atau overload.

Kejadian ini belum tentu berlaku untuk semua aplikasi. Ada kalanya internet yang lambat tadi hanya dirasakan di satu aplikasi. Misalnya, ketika kamu buka aplikasi A internetnya lemot, tapi ketika buka aplikasi B atau C internetnya lancar. Itu bisa jadi server aplikasi A sedang kelebihan kapasitas.

Selain kapasitas server third-party tadi, lokasi server juga berpengaruh terhadap performa pengiriman data. Server yang berada di Indonesia akan memiliki performa yang lebih lancar karena bisa lebih dikontrol dibanding server yang berada di luar negeri.

Faktor Pengguna

Jika faktor operator dan pihak ketiga tak bermasalah, tapi internet tetap lemot, berarti faktor pengguna sendiri yang perlu di cek.

Lokasi menentukan prestasi benar adanya. Sebab, faktor lokasi dan posisi pelanggan bisa sangat berpengaruh pada koneksi sinyal.

Kelancaran berinternet bisa terganggu jika posisi pengguna terhalang oleh gedung dengan tembok yang tebal. Sinyal juga terganggu jika pelanggan sedang berada di dalam basement.

Selain posisi, faktor perangkat juga berpengaruh. Kualitas dan umur smartphone, berpengaruh pada kemampuan ponsel itu untuk menangkap sinyal. Sebab, modem chip dalam smartphone berperan penting dalam menangkap sinyal dan koneksi internet.

Semakin lama usia chip modem dalam smartphone, sensitivitas antena untuk menangkap sinyal semakin menurun. Misalnya, jika smartphone diproduksi tahun 2015, maka bisa jadi di tahun 2021 ini kamu mulai mengalami gangguan koneksi.

Penggunaan kartu SIM yang sudah lama dan tidak diperbarui juga bisa berdampak pada lambatnya konektivitas. Penggunaan SIMcard umumnya dapat bertahan hingga tiga tahun atau lebih. Namun, ada beberapa kasus umur kartu SIM yang singkat dikarenakan sering gonta ganti kartu SIM. Pasang cabut kartu SIM akan berpengaruh terhadap usia sirkuit SIM card itu sendiri.

Memori smartphone atau RAM ternyata juga bisa mempengaruhi koneksi, lho. Kadang kita lupa untuk menutup aplikasi sehingga aplikasi tersebut tetap berjalan di latar belakang. Hal ini bisa membuat  overheat atau sering nge-hang sehingga dapat berpengaruh terhadap pengiriman data atau koneksi internet.

Apabila smartphone memiliki kendala tertentu, kinerja perangkat saat mengirimkan sinyal data bisa jadi mengalami penurunan, meski sinyal bar di-smartphone terlihat penuh.

Masalah terakhir yang paling mudah tapi sering terlupa adalah mengecek ketersediaan paket kuota internet. Saat sedang seru internetan lalu sinyal bermasalah, ada baiknya kamu mengecek sisa kuota internet terlebih dahulu.

(eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK