Kualitas Layananan Suara dan Data Telkomsel di Jayapura Naik

Telkomsel, CNN Indonesia | Senin, 17/05/2021 15:51 WIB
Layanan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) baik suara maupun data termasuk IndiHome dan Telkomsel di Jayapura diklaim kian meningkat secara kualitas. Ilustrasi. BTS Telkomsel. (Foto: CNN Indonesia/ Susetyo Dwi Prihadi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Layanan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) baik suara maupun data termasuk IndiHome dan Telkomsel di Jayapura diklaim kian meningkat secara kualitas.

Peningkatan kualitas itu terjadi pasca putusnya sistem komunikasi kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak - Jayapura di dasar laut, 280 km dari Biak dan 360 km dari Jayapura yang terjadi pada 30 April 2021.

Hingga saat ini kapasitas bandwidth TelkomGroup di Jayapura yang tersedia telah mencapai 4,7 Gbps, melalui dukungan link satelit 2.662 Mbps, radio long haul Palapa Ring Timur 500 Mbps dan radio long haul Sarmi - Biak 1.600 Mbps.

Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono mengatakan kualitas layanan TelkomGroup di Jayapura menjadi prioritas untuk terus ditingkatkan kualitasnya.


"Sebanyak 4,762 Gbps kapasitas bandwidth TelkomGroup telah up di Jayapura. Layanan Telkomsel dan IndiHome sudah dapat dinikmati pelanggan, baik suara maupun data, dengan menyesuaikan bandwidth yang tersedia. Kami berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan pelanggan yang setia menggunakan layanan TelkomGroup, terutama di Jayapura dan sekitarnya," kata Pujo dalam keterangannya, Senin (17/5).

Pujo menuturkan untuk perbaikan ruas pada SMPCS yang putus, ditargetkan selesai pada minggu pertama Juni 2021. Hal itu, kata dia, mengingat perlunya proses penyambungan kabel dengan menggunakan kapal khusus.

"Untuk melakukan penyambungan kabel laut, kami tengah mempersiapkan beberapa hal terkait pekerjaan yang melibatkan penggunaan kapal khusus, seperti perizinan, ketersediaan expert yang melakukan penyambungan kabel, dan ketersediaan perlengkapan. Kami menargetkan proses pengangkatan dan penyambungan kabel akan selesai pada minggu pertama Juni 2021," tegasnya.

Meski demikian, hal tersebut masih mungkin dipercepat apabila proses pencarian dan penyambungan dapat dilakukan lebih cepat dari perkiraan waktu.

Terkait dengan hal itu, penyebab putusnya kabel laut fiber optic diduga karena faktor alam. Namun mengingat lokasi kabel yang terputus berada di kedalaman 4.050 m, Telkom baru dapat melakukan identifikasi lebih lanjut penyebab setelah pengangkatan kabel dari laut.

"Kami akan terus berupaya untuk mempercepat pemulihan layanan Jayapura agar pelanggan dapat kembali beraktivitas. Kenyamanan pelanggan tentunya menjadi fokus kami untuk perbaikan ini," tutup Pujo.

(asa)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK