Kolaborasi Fisker-Raksasa Teknologi Taiwan Buat Mobil Listrik

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Selasa, 18/05/2021 12:15 WIB
Kerja sama ini untuk merespons tren positif mobil listrik dalam beberapa tahun terakhir. Ilustrasi mobil listrik hasil kerja sama antara Foxconn dan Fisker. (Foto: Istockphoto/3alexd)
Jakarta, CNN Indonesia --

Raksasa teknologi Taiwan Foxconn mengumumkan kerja sama dengan perusahaan rintisan atau startup mobil listrik Amerika Serikat (AS) Fisker untuk membangun pabrik di Amerika Serikat. Pabrik yang hendak dibangun ditargetkan mulai beroperasi akhir 2023.

Foxconn sepakat menandatangani perjanjian kolaborasi dengan Fisker dalam pengembangan mobil listrik. Kerja sama ini untuk merespons tren positif mobil listrik dalam beberapa tahun terakhir. Ke depannya mobil listrik akan dijual dengan harga terjangkau.

Foxconn merupakan pembuat elektronik kontrak terbesar di dunia dan punya tugas merakit iPhone dan gadget Apple. Namun akhir-akhir ini perusahaan begitu tertarik dengan kendaraan listrik.


Sebelumnya Foxconn mengumumkan usaha patungan dengan produsen mobil China, Zhejiang Geely Holding Group pada Januari untuk menyediakan layanan produksi dan konsultasi bagi pembuat mobil.

Ketua Foxconn Liu Young-way mengatakan perusahaan telah mengalokasikan sekitar US$355 juta (Rp5 triliun / US$1 = Rp14.294) untuk pengembangan mobil listrik mulai 2020.

Sementara Fisker merupakan salah satu dari sejumlah perusahaan rintisan mobil elektronik berbasis di AS yang memiliki berharap bisa bersaing dengan mobil-mobil listrik besutan Tesla.

Ketua dan CEO Fisker Henrik Fisker mengatakan mobil listrik akan datang saatnya mendominasi jalanan di setiap negara, dikutip dari AFP.

Perusahaan sendiri membidik segmentasi mobil listrik di bawah US$30 ribu (Rp428 juta) untuk pasar otomotif AS, dengan prediksi penjualan tahunan lebih dari 250 ribu unit.

Sejauh ini belum ada ada detail terkait jenis mobil listrik yang direncanakan.

Dimulai di AS, selanjutnya perusahaan akan mempelajari negara-negara lain yang dijadikan pusat produksi mobil listrik mereka dan dibidik untuk target pasar mobil listrik besutan Foxconn dan Fisker.

Negara-negara di Eropa, China, dan India sudah tercatat menjadi agenda perusahaan untuk mendongkrak penjualan mobil listrik di bawah perusahaan Foxconn dan Fisker.

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK