Hyundai dan GM Serius Garap Mobil Terbang, Paling Cepat 2025

fea, CNN Indonesia | Selasa, 15/06/2021 17:11 WIB
Hyundai menjelaskan mobil terbang dalam bentuk taksi udara bisa terealisasi paling cepat 2025, sedangkan GM menyebut 2030. Hyundai mengumumkan bekerja sama dengan Uber menciptakan taksi udara di Consumer Electronics Show (CES), (7/1/2020). (hyundainews.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hyundai Motor dan General Motors (GM) mengatakan serius mengembangkan mobil terbang, salah satu angan-angan otomotif yang bakal menjadi merevolusi transportasi.

Menurut penjelasan Reuters, Selasa (15/6), Hyundai optimistis dapat memiliki layanan taksi udara paling cepat 2025. Sementara GM menyatakan taksi udara dapat menyelesaikan masalah teknis dan regulasi serta masuk ke tahap komersial setidaknya pada 2030.

Pada 2019, Hyundai telah membuat divisi Urban Air Mobility yang dipimpin Jaiwon Shin, mantan insinyur NASA, dan telah menginvestasikan dana US$1,5 miliar hingga 2025.


Jose Munoz, COO Hyundai, pernah mengatakan taksi udara akan beroperasi di bandara besar Amerika Serikat pada 2028 atau bisa jadi lebih cepat. Namun dalam acara Reuters Events Car of the Future conference yang digelar Senin (14/6), dia mengatakan pihaknya telah mendahului peta pengembangan kendaraan transportasi udara.

Munoz yang juga menjabat CEO Hyundai North America bilang taksi udara bisa terjadi sebelum 2025.

"Kami melihat pasar ini berpeluang tumbuh signifikan," kata Munoz yang juga menjabat CEO Hyundai North America.

Hyundai telah mengembangkan taksi udara yang ditenagai baterai listrik. Alat transportasi ini mampu mengangkut lima atau enam penumpang dari pusat kota yang padat ke bandara.

Pamela Fletcher, Wakil Presiden Global Innovation GM juga ikut membahas soal mobil terbang yang dia katakan bakal siap secara komersial pada 2030. GM sudah pernah merilis konsep mobil terbang Cadillac pada Januari.

"Saya pikir ada jalur yang panjang di sana," ucap Fletcher.

"Ini adalah ruang yang baru. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan di sisi regulasi secara sisi teknologi," kata dia.

Selain Hyundai dan GM, mobil terbang, yang dapat lepas landas seperti helikopter, juga dikembangkan oleh berbagai startup dan produsen otomotif lain seperti Toyota, Daimler, dan Geely.

(fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK