Kisah Nenek 82 Tahun Akan Kawal Jeff Bezos ke Luar Angkasa

CNN Indonesia | Jumat, 02/07/2021 20:04 WIB
Wally Funk, seorang wanita berusia 82 tahun mendapat kesempatan untuk menjelajah ke luar angkasa bareng pemilik Blue Origin Jeff Bezos. Jeff Bezos akan dikawal wanita 82 tahun ke luar angkasa. (MANDEL NGAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wally Funk, seorang wanita berusia 82 tahun mendapat kesempatan untuk menjelajah ke luar angkasa. Ia terpilih untuk menemani orang terkaya dunia yang juga pendiri Amazon, Jeff Bezos dalam perjalanan suborbital pada 20 Juli.

Blue Origin mengumumkan ia akan mengambil tempat ke-empat dalam penerbangan awak perdana pesawat ruang angkasa suborbital New Shepard, bersama sang pendiri, Bezos, saudaranya, Mark Bezos, dan pemenang lelang yang membayar lebih dari US$28 juta atau Rp406 Miliar.

Funk akan terbang di New Shepard sebagai 'tamu terhormat', tulis sebuah postingan di Instagram Bezos. Perjalanan ini mungkin menjadi sesuatu yang paling diimpikan Funk. Ia sebelumnya sempat mengajukan diri sebagai anggota program "Mercury 13", atau dikenal sebagai Program Wanita di Luar Angkasa.

Itu terjadi puluhan tahun silam atau pada Februari 1961. Program ini merupakan upaya yang didanai swasta dengan dimaksudkan melatih wanita untuk terbang dalam program luar angkasa NASA yang paling awal.

Ke-13 wanita dalam program tersebut kemudian melakukan semua pelatihan dan pengujian yang dilakukan tujuh pria pilihan NASA. Funk lantas menjadi wanita termuda yang lulus dari program tersebut.

Funk bahkan menghabiskan 10 jam dan 35 menit di dalam tangki deprivasi sensorik pada satu tes Mercury 13, mengungguli astronot masyhur John Glenn.


"Saya menghubungi NASA empat kali, dan berkata 'Saya ingin menjadi astronot', tapi tidak ada yang mau menerima saya. Saya berkata, 'Coba tebak, tidak peduli apa Anda, Anda masih bisa melakukannya jika Anda ingin melakukannya,' dan saya suka melakukan hal-hal yang belum pernah dilakukan siapa pun sebelumnya," ucap dia.

Funk juga diketahui memiliki pengalaman luas dalam bidang mengemudi pesawat dan mencatat lebih dari 19.600 jam terbang dan telah mengajar lebih dari 3.000 orang tentang cara menerbangkan pesawat pribadi dan komersial.

"Semua yang dimiliki FAA, saya punya lisensinya. Dan saya bisa berlari lebih cepat dari Anda," candanya mengutip CNN, Jumat (2/7).

Tapi Funk tidak membutuhkan semua pengalaman itu untuk terbang dengan kendaraan New Shepard Blue Origin.

Pesawat ruang angkasa dan sistem roket yang sepenuhnya otonom dirancang untuk memungkinkan siapa saja menjadi astronot hanya setelah beberapa jam instruksi keselamatan dan pelatihan di fasilitas Blue Origin di Texas Barat.

New Shepard mencapai sekitar tiga kali kecepatan suara - kira-kira 2.300 mil per jam - dan terbang langsung ke atas sampai roket menghabiskan sebagian besar bahan bakarnya.

Kapsul kru kemudian akan terpisah dari roket di bagian atas lintasan dan sebentar melanjutkan ke atas sebelum kapsul hampir melayang di bagian atas jalur penerbangannya. Ini akan memberikan penumpang beberapa menit tanpa bobot.

Kapsul New Shepard kemudian menyebarkan parasut untuk memperlambat penurunannya hingga kurang dari 20 mil per jam sebelum menyentuh tanah. Lalu Bezos penumpang lain akan lebih dilindungi oleh kursi penyerap goncangan.

Sebelumnya pada 2019 di Guardian, Funk pernah membeli tiket pesawat ruang angkasa suborbital yang dibangun oleh perusahaan Virgin Galactic yang didukung Richard Branson, pesaing Blue Origin. Pesawat itu justru belakangan akan melangkahi jadwal Bezos untuk berangkat ke luar angkasa.

Tidak jelas apa Funk akan mempertahankan rencananya untuk terbang dengan Virgin Galactic juga atau tidak.

(ryh/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK