Elon Musk Beri Sinyal Izinkan Tesla Dibeli Pakai Bitcoin Lagi

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 11:17 WIB
Elon Musk mengatakan jika 50 persen penambangan bitcoin menggunakan energi terbarukan, dia mungkin membuka pembelian Tesla pakai bitcoin. CEO Tesla, Elon Musk. (REUTERS/Toru HanaI/File Photo)
Jakarta, CNN Indonesia --

CEO Tesla, Elon Musk, kemungkinan besar akan kembali menerima pembelian mobil listrik menggunakan bitcoin, setelah penambangan mata uang kripto mencapai penggunaan 50 persen energi terbarukan.

Musk mengatakan hal itu diskusi virtual yang diselenggarakan Crypto Council for Innovation. Pernyataan Musk juga sejalan dengan apa yang ia sampaikan bulan lalu melalui Twitter.

"Sepertinya bitcoin lebih banyak beralih ke energi terbarukan dan cuma sejumlah pembangkit listrik tenaga batu bara yang digunakan ... telah ditutup, terutama di China," kata Musk mengutip CNBC, Kamis (22/7).


"Saya ingin melakukannya lagi karena ketekunan yang mengonfirmasi bahwa persentase energi terbarukan yang digunakan sepertinya di atau di atas 50 persen dan ada tren ke depan angka itu bertamba. Jika demikian, Tesla kemungkinan besar akan kembali menerima bitcoin," kata Musk.

Pada Mei, Musk mengatakan melalui media sosial bahwa Tesla akan menghentikan pembelian mobil listrik menggunakan bitcoin karena 'banyak penggunaan bahan bakar fosil untuk penambangan bitcoin'.

Tidak jelas bagaimana Musk memeriksa fakta para penambang menggunakan energi lebih bersih karena ada perdebatan luas tentang industri tersebut. Namun, komentar itu memberi tolak ukur pertama mengembalikan pembayaran bitcoin di Tesla.

Sejak pernyataan Musk soal bitcoin pada Mei, China mulai menindak crypto, mengusir penambang yang menjadi pindah ke tempat lain. Data baru dari Universitas Cambridge menunjukkan banyak penambang menuju ke AS, yang kini menjadi tujuan terbesar kedua bagi penambang bitcoin dunia.

Fred Thiel dari Marathon Digital mengatakan sebagian besar penambang baru di Amerika Utara akan didukung energi terbarukan. Sementara CEO Compass Whit Gibbs memperkirakan lebih dari 50 persen penambangan bitcoin di AS didukung energi terbarukan.

"Energi terbarukan jangka panjang dan akan menjadi energi termurah, tetapi itu tidak terjadi begitu saja dalam semalam. Tetapi selama ada upaya nyata dan sadar serta ditentukan oleh komunitas pertambangan untuk bergerak menuju energi terbarukan, maka jelas Tesla dapat mendukungnya," ucap Musk.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK