TIPS OTOMOTIF

8 Langkah Cegah Kebakaran Mobil Seperti Ford Mustang Shelby

CNN Indonesia | Selasa, 27/07/2021 20:40 WIB
Kebakaran mobil bisa menimpa model apa saja, mulai dari kelahiran tahun muda hingga yang kuno. Petugas Sudin pemadam kebakaran Jakarta Selatan mencoba memadamkan api yang membakar mobil mewah jenis Toyota Vellfire di Jalan Sultan Iskandarsyah, Pondok Indah, Jakarta, Senin (11/5/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Insiden muscle car klasik Ford Mustang Shelby 1966 yang terbakar saat sedang melintas di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (26/7), mengingatkan lagi risiko kejadian seperti ini bisa menimpa mobil apa saja.

Ketua Bidang Kegiatan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Marius Praktiknjo mengatakan kasus mobil terbakar dapat terjadi pada mobil tahun muda ataupun yang sudah lawas atau kuno.

Marius mengatakan buat menghindari kejadian seperti itu, pemilik perlu lebih memperhatikan perawatan, terutama di bagian mesin dan kelistrikan secara berkala.


"Sebetulnya sama saja [perawatan mobil kuno dan modern], cek rutin dan berkala. Ya namanya mobil sama saja, apa lagi mobil tua," kata Marius melalui sambungan telepon, Selasa (27/7).

Marius mengingatkan kepada pemilik mobil lawas agar sebaiknya tidak sembarangan gonta-ganti bengkel perawatan. Ia menilai banyak tangan menangani mobil lawas malah biasanya akan memunculkan masalah baru.

"Ya namanya kalau gonta-ganti, misal di sini benar, di situ belum tentu. Tapi intinya perawatan harus betul dan rapi supaya mobil tetap aman," kata dia.

Penyebab mobil terbakar saat sedang digunakan bisa macam-macam, misalnya kesalahan kelistrikan, pemakaian komponen aftermarket berbahaya, sampai hal di luar dugaan seperti kertas tertinggal di ruang mesin atau korek api di dasbor meledak karena kepanasan.

Mengutip situs resmi Toyota Indonesia, ada tujuh cara dalam mencegah mobil mengalami kebakaran.

Cek ruang mesin

Terkadang saat sedang membersihkan ruang mesin, kain lap atau barang lain bisa tertinggal. Barang-barang ini, jika menempel di bagian tertentu mesin atau knalpot, berisiko menyulut api.

Pastikan dengan teliti tak ada barang aneh di ruang mesin sebelum menutup kap.

Pastikan tutup oli rapat

Kebakaran bisa juga akibat kebocoran oli yang rembes karena tutup oli tidak terpasang baik. Cipratan oli itu berpeluang menetes ke area knalpot yang panas dan dapat mengubah percikan oli tersebut menjadi api.

Pasang kelistrikan dengan aman

Saat memasang aksesori yang butuh kelistrikan, Anda dianjurkan menggunakan barang-barang yang spesifikasinya sesuai mobil dan menggunakan sekring sebagai pengaman.

Barang tak sesuai spesifikasi, misalnya kabel, dapat berpotensi meleleh dan menyebabkan mobil terbakar.

Selain itu sekring yang terpasang jauh dari sumber listrik (baterai) dan terminal konektor longgar juga dapat mengakibatkan panas berlebih dan menimbulkan percikan api.

Hindari ganti lampu aftermarket

Sangat tidak dianjurkan mengganti bohlam lampu besar atau lampu kabut (fog lamp) dengan spesifikasi watt lebih besar atau menggunakan produk aftermarket tidak jelas.

Kapasitas watt yang lebih besar dari standar akan menyebabkan aki terkuras deras dan berpotensi mengakibatkan panas yang mampu mengakibatkan kebakaran.

Parkir aman

Hindari menempatkan mobil saat mesin hidup di dekat benda yang mudah terbakar, seperti ranting, sampah, kertas, dan plastik. Jika benda-benda tersebut menempel ke knalpot, kendaraan dapat berpotensi terbakar tiba-tiba.

Selain itu hindari parkir dekat sumber panas seperti sampah yang sedang dibakar.

Tidak powerbank masih dicas

Hindari mengisi daya powerbank melalui soket mobil jika mobil akan ditinggalkan dalam waktu lama. Jika itu terjadi dapat menyebabkan korsleting pada baterai dan berpotensi meledak.

Simpan korek api di dalam mobil

Korek api gas rentan meledak karena panas. Jika barang ini tertinggal di mobil parkir yang lansgun terpapar matahari, ada peluang memicu api lantas kebakaran.

Perlu dipahami suhu mobil yang parkir di area panas bisa menjadi sangat tinggi. Sinar matahari yang menembus dari kaca juga dapat 'menyerang' langsung korek api yang ditinggalkan.

Sediakan alat pemadam ringan

Siapapun tak mau mobilnya terbakar di jalanan. Agar menenangkan hati sekaligus sebagai tindakan pengamanan, ada baiknya menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di kabin.

APAR memberi kesempatan pengemudi mencegah api menjalar lebih luas, selain itu juga bisa menyelamatkan mobil dari kerusakan lebih parah. Mobil baru saat ini sudah diwajibkan memiliki APAR di dalam mobil.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK