AloDokter Tanggapi Kasus Auto Debit dan Tak Bisa Tutup Akun

CNN Indonesia | Kamis, 23/09/2021 07:19 WIB
Platform telemedisin AloDokter memberi klarifikasi terkait keluhan pelanggan yang menyebut rekening terdebit otomatis tanpa persetujuan dan tak bisa tutup akun. Ilustrasi. Platform telemedisin AloDokter memberi klarifikasi terkait keluhan pelanggan yang menyebut rekening terdebit otomatis tanpa persetujuan dan tak bisa tutup akun. (iStock/FatCamera)
Jakarta, CNN Indonesia --

Alodokter mengklarifikasi perihal keluhan yang menyebut pengguna tak bisa menutup akun di platform telemedisin itu dan praktik auto debit (debit otomatis) tanpa persetujuan pengguna.

Direktur Proteksi Alodokter, Wieke Yunita menyebut pengguna bisa melakukan penutupan akun dan akan memakan waktu selama tiga hari kerja.

Pernyataan ini disampaikan merespons cuitan dari akun Twitter @tubbirfess yang menyampaikan kritik karena tidak bisa menonaktifkan akun di Alodokter.


Akun @tubbirfess memberikan tangkapan layar hasil perbincangan dengan layanan pelanggan Alodok ketika meminta untuk melakukan penghapusan akun. Namun, pihak layanan pelanggan (customer service/CS) menyampaikan pengguna tak bisa melakukan penghapusan akun.

"Mengenai penghapusan akun, dapat kami bantu informasikan bahwa untuk user yang sudah dibuat, tidak dapat dihapus," seperti tertulis dalam tangkapan layar dengan CS Alodok.



Menanggapi hal ini, Wieke menampik bahwa setiap pelanggan bisa menyampaikan keluhan dan permohonan penutupan akun ke nomor WhatsApp 081288880256 di jam operasional 08.00-20.00 WIB pada hari kerja dan 08.00-17.00 WIB pada hari libur.

"Proses penutupan akun butuh waktu sekitar tiga hari kerja," ujar Wieke dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (22/9).

Dia menyampaikan, Alodokter telah memproses penutupan akun Alodokter dari admin @tubbirfess dan telah dikonfirmasi pihak @tubbirfess.

Auto debit tanpa persetujuan

Akun @tubbirfess pun mengungkap masalah lain terkait auto debit yang dilakukan tanpa persetujuan pengguna. Lewat tangkapan layar, akun ini membeberkan keluhan pengguna yang mengaku rekening mereka terdebit otomatis tanpa persetujuan.

Mengingat banyaknya kejanggalan yang terjadi pada Alodok, akun @tubbirfess pun memberi peringatan agar berhati-hati ketika memakai akun Alodok.

CNNIndonesia.com telah mencoba menghubungi akun @tubbirfess lewat fitur direct message di Twitter. Namun, @tubbirfess belum merespons hingga berita ini diturunkan.

Lebih lanjut, Wieke mengklarifikasi terkait proses auto debit yang dilakukan oleh Alodokter. Menurutnya, proses auto debit ini dipastikan telah mendapatkan persetujuan dari pelanggan melalui bukti rekam suara atau tandatangan di atas materai pada formulir SKDR.

Menurutnya, pelanggan bisa membatalkan paket berlangganan tersebut dengan cara menghubungi costumer service Alodokter melalui email di [email protected] atau WhatsApp 081288880256 dan telepon di nomor 02130000256.

"Proses pembatalan berlangganan membutuhkan waktu 3 hari kerja," sambungnya.

Ia juga menyampaikan, Alodokter sangat memegang teguh etika berbisnis yang penting bagi keberlangsungan perusahaan, dilandasi dengan komunikasi yang jujur dan transparan dalam pemasaran.

Menurut Wieke Alodokter menjaga dan mengamankan data setiap pengguna aplikasi, serta memastikan tidak ada kebocoran data kepada pihak-pihak yang tidak berkaitan dengan fitur Alodokter.

"Alodokter hanya menghubungi pelanggan melalui telepon untuk memberikan apresiasi dan informasi mengenai layanan dan program proteksi dan unlimited chat bersama dokter, demi kemudahan dan kenyamanan pelanggan," ujarnya.

Wieke menambahkan, Alodokter selalu merespons terhadap keluhan yang disampaikan via media sosial minimal dalam waktu 1 x 24 jam.



(mth/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK