Alasan Rumah Pakai Cat Ultra-Putih Kurangi Pemanasan Global

CNN Indonesia | Minggu, 26/09/2021 15:15 WIB
Peneliti beri sejumlah alasan mengapa rumah dan bangunan yang menggunakan cat ultra putih bisa bantu kurangi pemanasan global. Ilustrasi. Peneliti beri sejumlah alasan mengapa rumah dan bangunan yang menggunakan cat ultra putih bisa bantu kurangi pemanasan global. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Profesor Teknik Mesin, Xiulin Ruan bersama tim peneliti Universitas Purdue, Indiana membuat cat ultra-putih yang bisa kurangi pemanasan global.

Proyek pembuatan cat ini berlangsung selama tujuh tahun dan untuk memerangi perubahan iklim.

"Ketika kami memulai proyek ini sekitar tujuh tahun lalu, dalam pikiran kami ada penghematan energi dan perlawanan terhadap perubahan iklim," ucap Ruan dalam sebuah episode podcast 'This is Purdue'.


Cat ini diklaim bisa memerangi perubahan iklim karena memberi efek dingin pada bangunan yang permukaannya dilapisi oleh cat ini.

Dilansir dari USAtoday, Ruan dan timnya membuat cat ultra-putih ini mampu memantulkan sinar matahari dengan warna putihnya. 

Dikarenakan warna yang sangat putih, menjadikan sifat memantulkan dari cat ini sangat kuat. Cat ini diklaim mampu memantulkan 98,1 persen radiasi matahari sambil memancarkan panas inframerah.

Penyerapan panas dari cat ultra-putih tersebut lebih sedikit daripada cahaya yang sebenarnya terpancar dari matahari, sehingga area di balik permukaan yang dilapisi cat ini akan memiliki suhu yang lebih dingin tanpa mengonsumsi daya.

Ruan dan timnya menyatakan penggunaan cat ini untuk melapisi atap seluas 1000 meter persegi bisa menghasilkan daya pendinginan setara 10 kilowatt.

"Ini lebih kuat dari pendingin udara (AC) yang digunakan di kebanyakan rumah," ucap Ruan

Penggunaan cat ultra-putih sebagai metode pendinginan ruangan bisa menggantikan pendingin udara yang mengonsumsi energi dari bahan bakar fosil penyebab pemanasan global.



Dilansir dari Purdue.edu, hal yang membuat cat ini memiliki warna sangat putih adalah senyawa kimia bernama barium sulfat yang umum digunakan pada kertas dan kosmetik. 

Selain itu, Ruan menggunakan partikel dengan ukuran berbeda pada barium sulfat dalam cat tersebut.

Hal tersebut dilakukan karena gelombang sinar matahari menghamburkan ukuran partikel yang berbeda-beda, sehingga penggunaan barium sulfat dengan ukuran partikel yang luas memungkinkan cat untuk memantulkan lebih banyak cahaya matahari yang datang, karena

Cat yang dinyatakan sebagai cat paling putih di dunia ini bahkan mendapatkan penghargaan dari Guinness World Record sebagai cat paling putih yang pernah dibuat.

Peneliti Universitas Purdue dikabarkan sudah bermitra dengan sebuah perusahaan untuk mengajukan paten dan menjual cat ini di pasaran. 

(lnn/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK